PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA METODE DISCOVERY-INQUIRY DENGAN METODE KONVENSIONAL PADA PEMBELAJARAN KESETIMBANGAN KIMIA KELAS XI SEMESTER 1 DI SMA NEGERI 1 SLEMAN TAHUN AJARAN 2009/2010

Yudiartika, Nofi Linda (2010) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA METODE DISCOVERY-INQUIRY DENGAN METODE KONVENSIONAL PADA PEMBELAJARAN KESETIMBANGAN KIMIA KELAS XI SEMESTER 1 DI SMA NEGERI 1 SLEMAN TAHUN AJARAN 2009/2010. S1 thesis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

[img] Text
Abstrak.rtf

Download (48kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan motivasi belajar kimia dan (2) perbedaan prestasi belajar kimia siswa SMA Negeri 1 Sleman yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode discovery-inquiry dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode konvensional, jika pengetahuan awal kimia siswa dikendalikan secara statistik. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI semester 1 SMA N 1 Sleman tahun ajaran 2009/2010 yang berjumlah 152 siswa dan terbagi dalam 4 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel berjumlah 76 siswa yang terbagi dalam 2 kelas yaitu satu kelas sebagai kelas eksperimen (A1) dan satu kelas sebagai kelas kontrol (A2). Pengujian hipotesis menggunakan analisis kovarian satu jalur (anakova A), uji-t sama subjek dan uji-t antar subjek. Berdasarkan hasil analisis uji-t sama subjek pada kelas eksperimen diperoleh p = 0,007, hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar kimia siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menggunakan metode discovery-inquiry. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh p = 0,002, hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar kimia siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menggunakan metode konvensional. Hasil analisis uji-t antar subjek menghasilkan p = 0,045, hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara motivasi belajar kimia siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil analisis kovarian (ANAKOVA) diperoleh p = 0,002, hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar kimia siswa yang mengikuti pembelajaran kimia menggunakan metode discovery-inquiry dengan siswa yang mengikuti pembelajaran kimia menggunakan metode konvensional, jika pengetahuan awal kimia siswa dikendalikan secara statistik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia dengan menggunakan metode discovery-inquiry lebih efektif dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar kimia siswa di SMA Negeri 1 Sleman dibandingkan dengan metode konvensional.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Kimia
Depositing User: Admin Kimia FMIPA
Date Deposited: 02 Apr 2015 02:11
Last Modified: 29 Jan 2019 20:07
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/15117

Actions (login required)

View Item View Item