PELATIHAN MENDESAIN TURBIN AIR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DENGAN MEMANFAATAN SALURAN IRIGASI SELOKAN MATARAM DI DESA BLIGO KECAMATAN NGLUWAR MAGELANG

AGUS BUDIMAN, M.T (2010) PELATIHAN MENDESAIN TURBIN AIR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DENGAN MEMANFAATAN SALURAN IRIGASI SELOKAN MATARAM DI DESA BLIGO KECAMATAN NGLUWAR MAGELANG. INOTEK.

[img] Text
Artikel_PPM_09.doc

Download (113kB)

Abstract

ABSTRAK Selokan Mataram dibangun tahun 1944 dan berhulu di dusun Macanan, Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Meskipun keberadaan Selokan Mataram telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Yogyakarta, namun tidak bagi masyarakat Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang Hal ini karena letak Selokan Mataram berada di dataran yang lebih rendah dari areal pertanian yang ada. Oleh karena itu, pada tahun 2008 Pemerintah Desa Bligo berupaya untuk memanfaatkan Selokan Mataram sebagai sumber energi terbarukan dengan membentuk Pengelola Pembangkit Listrik Desa (PLD) yang dilanjutkan dengan membuat sebuah turbin air untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Namun hasilnya tidak maksimal (gagal) karena putarannya terlalu rendah dan tidak stabil sehingga tidak mampu menghasilkan energi listrik. Berdasarkan orientasi awal yang dilakukan oleh penulis terhadap turbin air yang dibuat oleh Pengelola PLD desa Bligo, diketahui bahwa desain yang dipilih tidak sesuai dengan karakteristik aliran selokan Mataram serta tanpa adanya perhitungan dalam menentukan ukuran dalam turbin tersebut. Atas dasar kenyataan tersebut di atas maka perlu peningkatan kemampuan para Pengelola PLD desa Bligo dalam mendesain turbin air melalui pelatihan. Dengan pelatihan ini maka diharapkan Kegiatan PPM program IPTEKS di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang ini dapat meningkatkan pengetahuan para Pengelola PLD Desa Bligo tentang berbagai macam turbin air yang dapat digunakan dalam Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro serta Memberikan ketrampilan para Pengelola PLD Desa Bligo agar dapat membuat desain turbin air yang benar dan dapat beroperasi. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah dan demonstrasi serta praktek dan pembimbingan. Metodea Ceramah dan Demonstrasi digunakan untuk memberikan informasi dan pemahaman peserta tentang berbagai macam jenis turbin air yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Adapun Praktek dan Pembimbingan digunakan untuk memberikan kesempatan berlatih membuat desain turbin air beserta perhitungan secara tepat. Hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa dari 20 peserta pelatihan yang terdiri dari 15 wakil pemuda dan 5 pengurus listrik desa menunjukkan kehadiran peserta mencapai rata-rata 98% - 100 % dari 8 kali pertemuan yang diadakan. Pengusaan materi pelatihan yang meliputi a) Dasar-dasar tenaga air rata-rata mencapai 95 % ; b) Macam-Macam Kincir Air rata-rata mencapai 95%; c) Jenis Turbin Air rata-rata mencapai 90 % ; d) Desain Turbin Air (80%). Sementara praktik pembuatan bagian-bagian turbin mencapai 70 % yaitu sudu-sudu (blade), rumah turbin, dan poros beserta bearing roda turbin. Akhir dari program pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan desain turbin mikrohidro telah mampu meningkatkan pengetahuan para Pengelola PLD Desa Bligo tentang berbagai macam turbin air yang dapat digunakan dalam Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro serta Memberikan ketrampilan para Pengelola PLD Desa Bligo untuk dapat membuat desain turbin air yang benar dan dapat beroperasi

Item Type: Article
Subjects: LPPMP - Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Divisions: LPPMP - Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Depositing User: lpm other
Date Deposited: 04 Jul 2012 03:10
Last Modified: 07 Aug 2012 00:51
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/1509

Actions (login required)

View Item View Item