KOMODIFIKASI BUDAYA (Studi di Kampung Wisata Dipowinatan Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)

Petronaso, Rizki (2015) KOMODIFIKASI BUDAYA (Studi di Kampung Wisata Dipowinatan Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta). S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
SKRIPSI 10413244026 Rizki Petronaso.swf - Published Version

Download (21MB)

Abstract

Kampung Wisata Dipowinatan secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kotamadya Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui bagaimana kebudayaan yang dapat dikemas menjadi suatu komoditas yang mendatangkan keuntungan finansial dan dijual dalam bentuk paket wisata di kampung wisata Dipowinatan; 2) mengetahui dampak dari komodifikasi kebudayaan yang terjadi di kampung wisata Dipowinatan. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling yang sesuai dengan tujuan peneliti, pengambilan sampling ini dikategorikan menjadi 2 jenis informan yaitu warga masyarakat dan pengelola objek wisata. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi yaitu menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menurut Miles dan Huberman yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data kemudian dilakukan penarikan kesimpulan hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, komodifikasi budaya di kampung wisata Dipowinatan terdiri dari 3 proses, yaitu proses produksi, distribusi, dan konsumsi. Proses produksi mencakup penyederhanaan terhadap potensi-potensi seni dan budaya yang terdapat di kampung wisata Dipowinatan. Semua potensi yang terdapat disana disesuaikan dengan kebutuhan para wisatawan dan permintaan pasar. Kemudian dilihat dari proses distribusi, pengurus kampung wisata Dipowinatan membuat brosur maupun website di internet. Selain itu, pengurus kampung wisata Dipowinatan juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun biro perjalanan wisata. Kemudian dari proses distribusi, terjadilah proses konsumsi. Dari proses ini pengurus kampung wisata Dipowinatan menyiapkan berbagai paket wisata yang langsung dapat dinikmati oleh para wisatawan. Komodifikasi budaya yang terjadi di kampung wisata Dipowinatan juga menimbulkan dampak bagi masyarakat Dipowinatan. Dampak dalam bidang ekonomi adalah meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan pembangunan. Dalam bidang sosial budaya adalah perubahan keterkaitan dan keterlibatan antara masyarakat setempat dengan masyarakat yang lebih luas termasuk tingkat otonomi dan ketergantungannya, perubahan interpersonal antara anggota masyarakat, terdapat pola pembagian kerja, perubahan bidang kesenian dan adat istiadat, kurangnya penyerapan partisipasi masyarakat, dan penggunaan fasilitas yang kurang maksimal. Dalam bidang lingkungan, terdapat dua dampak yang ditimbulkan, yaitu lingkungan menjadi bersih dan lingkungan menjadi tertata dengan rapi. Kata kunci : komodifikasi, budaya, dampak

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Penelitian
Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Ilmu Sosial > Kebudayaan
Ilmu Sosial > Sosiokultural
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 25 Mar 2015 04:12
Last Modified: 29 Jan 2019 19:31
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/14077

Actions (login required)

View Item View Item