POLA INTERAKSI KOMUNITAS OLAHRAGA FUTSAL DI KOTA MAGELANG

Dyta, Enggar Hapsari (2012) POLA INTERAKSI KOMUNITAS OLAHRAGA FUTSAL DI KOTA MAGELANG. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
skripsi (Dyta) UNY.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Interaksi merupakan syarat utama bagi kelangsungan hidup masyarakat dan kesejahteraan bersama. Interaksi adalah kunci dari semua kehidupan. Tanpa adanya interaksi sosial kehidupan tidak mungkin terjadi. Demikian juga para anggota komunitas olahraga futsal di kota Magelang yang sering bertemu di lapangan futsal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola interaksi komunitas olahraga futsal di kota Magelang dan dampak yang ditimbulkan akibat adanya interaksi yang terjalin. Penelitian ini dilakukan di Galaxy Futsal, Gladiool Futsal,dan Goal Futsal Magelang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan dari penelitian ini adalah para anggota komunitas olahraga futsal di kota Magelang dan pengelola lapangan futsal. Proses pengumpulan data didapat melalui pengamatan observasi non partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel bertujuan (purposive sampling). Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Teknik dalam melakukan analisis data menggunakan interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola interaksi komunitas olahraga futsal di kota Magelang ada dua macam yaitu intern dan ekstern. Intern pada saat anggota komunitas melakukan interaksi di dalam lapangan futsal dan hanya sebatas pada anggota komunitas itu saja. Hubungan sosial yang terbentuk di dalam komunitas futsal adalah hubungan pertemanan, hubungan kekerabatan, dan hubungan pekerjaan. Dalam interaksi intern ada kerja sama (cooperation) yang terwujud dalam bentuk patungan anggota komunitas untuk menyewa lapangan futsal, persaingan (competition) dalam bentuk pertandingan antar tim atau turnamen futsal, dan pertentangan (conflict) yang terjadi antar anggota komunitas yang disebabkan karena perbedaan pendapat. Sedangkan interaksi ekstern menciptakan hubungan sosial baru yang melibatkan individu di luar komunitas. Kedekatan individu satu dengan yang lain terjadi lebih banyak bukan di lapangan futsal, melainkan di luar lapangan. Dampak adanya interaksi antar anggota komunitas ada dua yaitu dampak positif antara lain menambah teman atau saudara, sebagai hiburan setelah seharian bekerja, dan membentuk kelompok sosial baru. Dampak negatif adalah terjadinya konflik. Kata kunci : interaksi, komunitas, olahraga futsal

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Penelitian
Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 26 Mar 2015 00:48
Last Modified: 29 Jan 2019 19:22
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/13840

Actions (login required)

View Item View Item