FENOMENA PEREMPUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI CHATTING INTERNET RELAY CHAT mIRC DI YOGYAKARTA

Hengky, Adin Rivai (2012) FENOMENA PEREMPUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI CHATTING INTERNET RELAY CHAT mIRC DI YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL ALBUM.pdf

Download (996kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mendorong munculnya praktik prostitusi di mIRC yang dilakukan oleh perempuan pekerja seks komersial. Selain itu juga untuk mendeskripsikan proses transaksi seks yang dilakukan oleh perempuan pekerja seks komersial dengan memanfaatkan mIRC. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan sumber data para pekerja seks sebagai sumber primer dan sumber data sekunder dari literature, julnal, skripsi, dan lainnya. Teknik pengumpulan data secara partisipan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengambilan sampel menggunakan tehnik snowball sampling. Data diuji validitasnya dengan triangulasi dan dianalisis dengan teknik interactive model, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fenomena perempuan pekeja seks yang menggunakan mIRC karena beberapa faktor. Pertama, keamanan dan privasi. Keamanan dan privasi yang dimaksud adalah identitas mereka sebagai pekerja seks kecil kemungkinan untuk diketahui oleh orang-orang terdekat mereka seperti keluarga, teman, dan orang-orang terdekat lainnya. Kedua, faktor kemudahan. Faktor kemudahan yang dimaksud adalah perempuan pekerja seks cukup menggunakan mIRC untuk chatting dan menawarkan jasa pelayanan mereka kepada calon konsumen. Ketiga, faktor keuntungan yang lebih banyak bagi pekerja seks komersial. Pekerja seks yang menggunakan mIRC adalah pekerja seks yang menjalankan praktiknya tanpa campur tangan pihak lain. Hal ini membuat hasil yang diperoleh dari pekerjaan sebagai pekerja seks dinikmati sendiri. Mekanisme dalam menawarkan jasa pelayanan seks lewat mIRC hanya sebatas mempromosikan jasa pelayanan seperti ketentuan pelayanan, alamat facebook, tarif, dan nomer handpone. Mereka menggunakan nama user di mIRC yang menunjukan bahwa mereka adalah pekerja seks. Penggunaan facebook untuk menampilkan foto-foto agar calon konsumen merasa tertarik, meskipun ada beberapa yang menggunakan foto palsu. Mereka mengandalkan handphone untuk berkomunikasi sampai bertemu dengan calon konsumen. Tempat pelayanan mereka berada di tempat kos yang memiliki tingkat kebebasan, hotel-hotel yang tidak memiliki banyak aturan, dan warnet berbilik tinggi. Kata kunci: pekerja seks, mIRC, chatting

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 25 Mar 2015 05:04
Last Modified: 29 Jan 2019 19:21
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/13820

Actions (login required)

View Item View Item