Pendidikan Nilai Kebangsaan Melalui Budaya Sekolah (Studi Fenomenologi di SMA Taruna Nusantara Magelang dan SMA Kolese De Britto Yogyakarta)

Sartono, Emmanuel Kus Eddy (2014) Pendidikan Nilai Kebangsaan Melalui Budaya Sekolah (Studi Fenomenologi di SMA Taruna Nusantara Magelang dan SMA Kolese De Britto Yogyakarta). S3 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
abstrak-emmanuel-kus-eddy-sartono.pdf

Download (158kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menginferensi makna fenomena bangunan kebangsaan yang akan ditanamkan pada siswa, (2) mendeskripsikan cara pengembangan budaya sekolah yang mendukung pendidikan nilai kebangsaan, (3) mendeskripsikan pola pendidikan nilai kebangsaan melalui budaya sekolah, kemudian (4) membandingkannya untuk memperoleh pola pendidikan nilai kebangsaan hasil sintesis dari pola pendidikan nilai kebangsaan melalui budaya sekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang dan SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di SMA Taruna Nusantara Magelang dan SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Obyek penelitian adalah tempat, pelaku, serta aktivitas warga sekolah yang berkaitan dengan bangunan kebangsaan, budaya sekolah dan pola pendidikan nilai kebangsaan. Sedangkan subyek penelitian adalah pengurus sekolah, guru, siswa, karyawan dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Untuk memperoleh keabsahan data digunakan langkah-langkah teknik pemeriksaan credibility. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif, meliputi: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) Bangunan kebangsaan di SMA Taruna Nusantara menekankan pada persatuan-kesatuan dalam kemajemukan (Bhinneka Tunggal Ika), sedangkan SMA Kolese De Britto lebih fokus pada sikap kepedulian terhadap permasalahan bangsa. (2) Pengembangan budaya sekolah pada tataran spirit/nilai-nilai, tataran sosial dan tataran teknis mendukung terbangunnya karakter kebangsaan siswa baik di SMA Taruna Nusantara maupun SMA Kolese de Britto. (3) Pola pendidikan nilai-nilai kebangsaan dari segi kurikulum, kegiatan sekolah, keteladanan, serta lingkungan sekolah baik di SMA Taruna Nusantara maupun SMA Kolese De Britto mendukung pelaksanaan pendidikan nilai-nilai kebangsaan. (4) Ada perbedaan dan persamaan pola pendidikan nilai-nilai kebangsaan antara SMA Taruna Nusantara dengan SMA Kolese De Britto. Penggabungan kedisiplinan, Paradigma Pedagogi Ignasian, cura personalis dan pendidikan bebas akan meningkatkan penanaman nilai kebangsaan siswa tidak sekedar pada ranah kognitif tetapi sampai pada tataran perilaku kebangsaan.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 17 Mar 2015 03:06
Last Modified: 09 May 2019 01:50
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/13051

Actions (login required)

View Item View Item