ANALISIS KUALITAS GENTENG BETON DENGAN PENAMBAHAN SERAT AGEL DAN PENGURANGAN PASIR

Cahyani, Saktianawati Tyas Harum (2011) ANALISIS KUALITAS GENTENG BETON DENGAN PENAMBAHAN SERAT AGEL DAN PENGURANGAN PASIR. D3 thesis, Fakultas Teknik.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_KUALITAS_GENTENG_SAKTIANA.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat agel ke dalam adukan genteng beton terhadap : (1) sifat tampakg genteng beton, (2) ukuran genteng beton, (3) beban lentur genteng beton, (4) penyerapan air (porositas) genteng beton, (5) rembesan (impermeabilitas) genteng beton, (6) penyerapan panas genteng beton. Pengujian ini dilakukan di Laboratorium Bahan Bangunan Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakutlas Teknin Universitas Negeri Yogyakarta. Metode pengujian menggunakan variabel bebas adalah komposisi campuran, variabel terikat adalah kualitas genteng beton, dan variabel pengendali adalah bahan-bahan yang digunakan. Pengumpulan data dilakukan dengan uji Laboratorium berdasarkan SNI dan PUBI. Jenis pengujian meliputi : (1) sifat tampak genteng beton, (2) ukuran genteng beton, (3) beban lentur genteng beton, (4) penyerapan air (porositas) genteng beton, (5) rembesan (impermeabilitas) genteng beton, (6) penyerapan panas genteng beton. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan SNI dan PUBI. Hasil pengujian genteng beton menggunakan bahan tambah serat agel untuk campuran 1 semen : 2 kapur : 2,5 pasir adalah : Hasil pengujian sifat tampak luar genteng beton permukaan atasnya mulus, kerataannya 3 mm, tidak terdapat retak atau cacat lain yang mempengaruhi sifat pemakain dan juga siku, tidak berongga dan kuat. Hasil uji ukuran genteng beton P = 39 mm, L = 29 mm, tebal bagian yang rata = 9 mm, tebal penumpangan = 8 mm, panjang kaitan = 45 mm, lebar kaitan = 12 mm, tinggi kaitan = 10 mm, lebar penumpangan = 80 mm, ke dalam alur penumpangan= 3 mm, jumlah alur penumpangan 1. Beban lentur rata-rata pada penambahan serat 0% = 166,66 kg; 2,5% = 130 kg; 5% = 136,67 kg; dan 7,5% = 153 kg. Hasil pengujian penyerapan air (porositas) rata-rata genteng beton pada penambahan serat 0% = 7,85%; 2,5% = 6,30%; 5% = 8,98%; dan 7,5% = 8,95%. Hasil pengujian rembesan (impermeabilitas) pada penambahan serat 0% tidak rembes, 2,5% idak rembes, 5% tidak rembes, dan 7,5% juga tidak rembes. Hasil pengujian penyerapan panas pada penambahan serat 0% = 73,68%; 2,5% = 70,18%; 5% = 70,76%; 7,5% = 71,93%. Dari pengujian di atas maka dapat disimpulkan bahwa semakin banyak serat yang ditambahkan dalam adukan genteng beton maka semakin besar beban lentur yang dihasilkan. Kata kunci : genteng beton, agel, dan serat

Item Type: Thesis (D3)
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Sipil dan Perencanaan
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan > D3 Teknik Sipil
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 29 Jun 2012 03:23
Last Modified: 29 Jan 2019 01:36
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/1259

Actions (login required)

View Item View Item