PENGEMBANGAN MODEL PREDIKSI OLR-MJO BERBASIS HASIL ANALISIS MODEL STATISTIK BOX-JENKINS (ARIMA)

Eddy, Hermawan (2009) PENGEMBANGAN MODEL PREDIKSI OLR-MJO BERBASIS HASIL ANALISIS MODEL STATISTIK BOX-JENKINS (ARIMA). Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA 2009. ISSN 978-979-96880-5-7

[img]
Preview
Text
58_Fis_Eddy_Hermawan1.pdf

Download (211kB) | Preview

Abstract

Studi ini menekankan pentingnya pengembangan model prediksi Madden-Julian Oscillation (MJO) sebagai osilasi (embutan) dominan yang ada di kawasan Indonesia dan sekitarnya. Banyak metode yang digunakan, mulai yang berbasis dinamik, statistik ataupun kombinasi keduanya. Pada makalah ini, kami lebih mefokuskan kepada penggunaan metode analisis deret waktu (time-series) statistik Box-Jenkins dalam memprediksi perubahan atau fluktuasi besarnya radiasi gelombang panjang (dikenal sebagai OLR = Outgoing Longwave Radiation) sebagai salah satu parameter penting dalam memprediksi terjadinya MJO di atas kawasan Indonesia. Analisis metode ini ini dibagi dalam tiga tahap, yaitu : identifikasi model, penaksiran parameter dan uji diagnostik yang digunakan untuk menganalisis data deret waktu stasioner maupun tidak stasioner. Kenyataan yang ada menunjukkan bahwa data time-series yang dianalisis, umumnya tidaklah bersifat stasioner (membentuk pola atau keteraturan tertentu). Padahal ini adalah syarat utama yang harus dipenuhi, bila kita ingin membuat model prediksinya. Oleh karena itu, maka perlu dilakukan differencing atau transformasi untuk menstasionerkan data time-series tadi. Sebagai salah satu parameter utama dalam mengkaji fenomena MJO, maka dalam studi ini, digunakan data anomali pentad OLR (dalam satuan Watt/m2) yang berada di atas kawasan Indonesia, mulai dari 100o BT, 120o BT, dan 140o BT periode 3 Januari 1978 hingga 12 Juni 1980. Awalnya, ini merupakan data time-series OLR yang tidak stasioner. Setelah melalui tahapan analisis Box-Jenkins, maka model ARIMA yang cocok untuk posisi 100o BT dan 120o BT adalah sama, yakni ARIMA (2,1,1), sementara untuk posisi 140o BT adalah ARIMA (1,1,2). Informasi lebih lanjut tentang model Box-Jenkins yang digunakan, termasuk tahapan analisis yang dipakai dan berapa lama model tadi valid untuk dapat diterapkan, akan kami bahas dalam makalah ini.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: MJO, OLR, dan Box-Jenkins-ARIMA
Subjects: Prosiding > Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA 2009
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 04 Mar 2015 02:24
Last Modified: 04 Mar 2015 02:24
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/12293

Actions (login required)

View Item View Item