Diagnosis Kesulitan Belajar Fisika Siswa SD, SMP, Dan SMA Dengan Teknik General Diagnostic Dan Analytic Diagnostic

Ani, Rusilowati (2007) Diagnosis Kesulitan Belajar Fisika Siswa SD, SMP, Dan SMA Dengan Teknik General Diagnostic Dan Analytic Diagnostic. Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA 2007. ISSN 978-979-99314-2-9

[img]
Preview
Text
4_Ani Rusilowati.pdf

Download (91kB) | Preview
Official URL: http://fmipa.uny.ac.id

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendiagnosis kesulitan belajar Fisika siswa mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Dari studi ini diharapkan dapat diketahui materi apa saja yang potensial menimbulkan kesulitan bagi siswa ketika belajar Fisika, serta kesulitan apa saja yang dialami oleh siswa. Populasi penelitian adalah respons siswa SD, SMP, dan SMA di Kota Semarang terhadap tes Fisika. Sampel dipilih secara multistage, diawali dengan stratified sampling dilanjutkan dengan cluster random sampling. Stratified sampling dilakukan untuk menentukan tingkat pendidikan, cluster random sampling untuk menentukan sekolah dan kelas yang dipilih sebagai sampel. Jumlah sekolah yang terpilih sebagai sampel adalah 7 SD, 8 SMP dan 6 SMA masing-masing diambil satu kelas secara random. Teknik diagnostik kesulitan belajar menggunakan teknik general diagnostic dilanjutkan dengan analytic diagnostic. Instrumen yang digunakan adalah tes UAS IPA/Fisika untuk general diagnostic dan tes diagnostik Fisika untuk analytic diagnostic. Hasil penelitian berupa temuan tentang materi Fisika yang dirasakan sulit oleh siswa baik di tingkat SD, SMP, maupun SMA. Secara umum, materi yang potensial menimbulkan kesulitan belajar siswa SD, SMP, SMA adalah Getaran/Gelombang, Kelistrikan dan Kemagnetan. Di samping itu, diketahui pula letak kelemahan siswa ketika mempelajari Fisika serta sumber kesulitan belajar yang dialami siswa. Secara umum, letak kelemahan siswa pada kemampuan terstruktur, khususnya kemampuan menggunakan skema pengetahuan dan membuat strategi penyelesaian masalah. Sumber kesulitan belajar Fisika antara lain disebabkan oleh miskonsepsi, kemampuan matematis, kemampuan mengkonversi satuan, dan kemampuan memahami pengetahuan prasyarat. Kata kunci: diagnosis, kesulitan belajar, general diagnostic, analytic diagnostic

Item Type: Article
Additional Information: Pendidikan Fisika-FMIPA Universitas Negeri Semarang
Uncontrolled Keywords: diagnosis, kesulitan belajar, general diagnostic, analytic diagnostic
Subjects: Prosiding > Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA 2007
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 24 Feb 2015 03:28
Last Modified: 26 Oct 2015 07:35
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/12104

Actions (login required)

View Item View Item