Konstruksi Realitas dan Pencitraan dalam Bahasa Iklan Partai Politik pada Pemilu 2009: Sebuah Kajian Semiotik

Budiyanto, Dwi (2014) Konstruksi Realitas dan Pencitraan dalam Bahasa Iklan Partai Politik pada Pemilu 2009: Sebuah Kajian Semiotik. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-dwi-budiyanto-08706251010.swf

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk aspek verbal, (2) bentuk aspek nonverbal, (3) bentuk konstruksi realitas, dan (4) bentuk pencitraan yang terkandung dalam iklan partai politik pada pemilu 2009. Jenis penelitian ini adalah analisis isi terhadap iklan-iklan audio-visual partai politik peserta pemilu 2009. Teknik pengumpulan data melalui cara penyimakan dan pencatatan secara cermat. Instrumen penelitian adalah human instrument. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data dari segi reliabilitas dan validitas. Reliabilitas data diperoleh dengan cara baca, intra-rater, dan inter-rater. Validitas data dilakukan dengan validitas semantis, validitas konstruk, dan validitas expert judgment. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik komparatif-induktif, kategorisasi, penyajian data, dan pembuatan inferensi. Hasil penelitian ini memperlihatkan sebagai berikut. (1) Aspek verbal dalam iklan partai politik pada Pemilu 2009 terdiri dari dua bentuk, yaitu (a) penyajian isi pesan: imbauan informasional, imbauan emosional, dan imbauan motivasional; (b) penyajian gaya pesan: hiperbola, imperatif, metafor-simile, akronimi, sinekdoke, repetisi, ironi, personifikasi, pertanyaan retoris, penekanan unsur etnik, eufimisme, klimaks, dan antitesis. (2) Bentuk aspek nonverbal dalam iklan partai politik pada Pemilu 2009 terdiri dari dua hal, yaitu (a) teknik penyajian pesan nonverbal: slice of life, spokesperson, testimonial, dan story line; (b) fungsi aspek nonverbal: komplemen aspek verbal, melakukan segmentasi pemilih, menciptakan efek dramatisasi, dan memberikan efek faktual. (3) Bentuk konstruksi realitas dalam iklan partai politik pada Pemilu 2009: (a) partai incumbent mengonstruk realitas Indonesia yang semakin sejahtera dan aman sehingga pantas memimpin kembali; (b) partai-partai koalisi mengonstruk realitas dirinya sebagai pihak yang memiliki integritas, kredibilitas, serta berperan besar dalam keberhasilan pemerintah; (c) partai oposisi dan partai-partai baru mengonstruk realitas Indonesia semakin buruk dan mengonstruk dirinya sebagai partai yang mampu membawa perubahan bagi Indonesia. (4) Bentuk pencitraan dalam iklan partai politik pada Pemilu 2009 dapat dikategorikan dalam dua bentuk, yaitu (a) Citra Keindonesiaan: citra keterpurukan dan citra kemakmuran serta kesejahteraan. Citra keterpurukan banyak dikonstruksi partai oposisi dan partai-partai baru. Citra kemakmuran dan kesejahteraan dikonstruk oleh partai incumbent dan partai koalisi; (b) Citra kepartaian: citra kapabilitas, citra kerakyatan, citra integritas, citra perubahan, citra relasi ketokohan, dan citra elektabilitas atau keterpilihan.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: konstruksi realitas, konstruksi pencitraan, bahasa iklan partai politik
Subjects: Pendidikan > Teknologi Pendidikan
Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Indonesia
Divisions: Program Pascasarjana > Linguistik Terapan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 28 Jan 2015 07:10
Last Modified: 08 May 2019 15:30
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/11990

Actions (login required)

View Item View Item