Penerapan Teori Respons Butir Dalam Penyetaran Tes

Kana, Hidayati (2005) Penerapan Teori Respons Butir Dalam Penyetaran Tes. Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan & Penerapan MIPA 2005. ISSN 979-96880-4-3

[img]
Preview
Text
PM-15 Kana UNY.pdf

Download (56kB) | Preview
Official URL: http://fmipa.uny.ac.id

Abstract

Penyetaraan tes perlu dilakukan khususnya bagi kegiatan pengujian dalam skala besar yang mempersiapkan lebih dari satu perangkat tes mengingat bahwa menyusun tes yang benar-benar paralel tidaklah mudah. Kegiatan penyetaraan tes dilakukan dengan mengembangkan konversi suatu system unit tes ke system unit tes yang lain sehingga setelah dikonversi skor yang berasal dari dua atau lebih perangkat tes menjadi setara dan dapat dipertukarkan. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan mengunakan teori respons butir (Item Response Theory/IRT). Teori respons butir merupakan teori tes dengan berbagai keunggulan yang mampu mengatasi kelemahan pada teori tes yang berkembang sebelumnya yakni teori tes klasik. Sebagaimana teori tes klasik, teori ini juga sangat berguna terutama dalam hal penentuan estimasi parameter butir maupun parameter kemampuan peserta tes. Selain itu, teori ini ternyata juga dapat diterapkan untuk kegiatan penyetaraan tes. Oleh karena itu, dalam tulisan ini akan dikaji tentang penerapan teori respons butir dalam penyetaraan tes yang meliputi asumsi dasar yang harus dipenuhi, langkah-langkah, rancangan yang dapat digunakan, dan metode-metode yang dikembangkan. Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa penerapan teori respons butir dalam penyetaraan tes harus memenuhi dua asumsi dasar yakni unidimensi dan independensi lokal (local independence). Langkah atau proses melakukan kegiatan penyetaraan tes berdasarkan teori respons butir meliputi: (1) pengestimasian parameter, (2) pengestimasian skala IRT dengan menggunakan transformasi linier, dan (3) penyamaan skor. Ada 3 rancangan penyetaraan tes menurut teori respons butir yaitu: (1) rancangan kelompok tunggal (single-group design), rancangan kelompok equivalen (equivalent-group design), dan (3) rancangan tes jangkar (anchor test design). Metode-metode yang dikembangkan untuk melakukan penyetaraan tes menurut teori respons butir adalah: (1) metode regresi, (2) metode rerata dan sigma, (3) metode rerata dan sigma tegar, dan (4) metode kurva karakteristik.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Teori respons butir, Penyetaraan tes
Subjects: Prosiding > Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA 2005
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika > Pendidikan Matematika
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 20 Jan 2015 07:17
Last Modified: 20 Jan 2015 07:17
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/11757

Actions (login required)

View Item View Item