PERANAN KULTUR SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU, MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA

Jumadi, . (2005) PERANAN KULTUR SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU, MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA. Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan & Penerapan MIPA 2005. ISSN 979-96880-4-3

[img]
Preview
Text
04. Peranan Kultur Sekolah ... (Jumadi).pdf

Download (56kB) | Preview
Official URL: http://fmipa.uny.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik kultur sekolah pada jenjang pendidikan dasar di wilayah kota Yogyakarta, menyelidiki peranan kultur sekolah terhadap kinerja guru, motivasi berprestasi siswa, dan prestasi belajar IPA siswa. Penelitian menggunakan pendekatan expost-facto, artinya tidak ada perlakuan terhadap subyek penelitian tetapi hanya mendeskripsikan gejala atau keadaan yang ada kemudian dicari kaitannya satu dengan yang lain. Sampel yang diselidiki sebanyak 36 sekolah dengan rincian SD sebanyak 20 dan SMP sebanyak 16. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara terhadap kepala sekolah, guru, staf TU, karyawan, dan siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial non parametrik. Analilis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik kultur sekolah, dalam hal ini digunakan deskriptif kuantitatif yang berupa prosentase. Analisis inferensial digunakan untuk menentukan peranan (hubungan) antara kultur sekolah dengan kinerja guru, motivasi berprestasi siswa, dan prestasi belajar IPA siswa. Hasil penelitian menunjukkan (1) kultur akademik yang positif masih dibawah batas ketuntasan 75 % demikian juga kultur non akademik yang positif masih dibawah batas ketuntasan 75 %, (2) kultur akademik berperanan terhadap kinerja guru ( r = 0,410, p = 0,013) sedangkan kultur non akademik tidak berperanan terhadap kinerja guru ( r = 0,081; p = 0,638), (3) kultur akademik berperanan terhadap motivasi berprestasi siswa ( r = 0,340, p = 0,043) sedangkan kultur non akademik tidak berperanan terhadap motivasi berprestasi siswa ( r = -0,189; p = 0,269), (4) kultur akademik tidak berperanan langsung terhadap prestasi belajar IPA siswa baik yang berupa nilai raport maupun nilai ujian sekolah/ nasional ( r = 0,106, p = 0,546 dan r = 0,233, p =0,368) namun secara tidak langsung berperanan terhadap prestasi akademik melalui variabel perantara kinerja guru dan motivasi berprestasi siswa, (5) kultur non akademik secara langsung berkorelasi negatif dengan prestasi belajar IPA yang berupa nilai raport namun tidak berkorelasi langsung dengan nilai IPA ujian sekolah/ nasional ( r = -0,410; p = 0,017 dan r =-0,272, p = 0,291), (6) Nilai IPA raport berperanan terhadap nilai keseluruhan raport (r = 0,810, p = 0,000), demikian pula nilai IPA ujian sekolah/nasional berperanan terhadap nilai keseluruhan ujian sekolah/nasional (r = 0,877, p = 0,000).

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kultur sekolah, kinerja guru, motivasi berprestasi, prestasi belajar IPA
Subjects: Prosiding > Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA 2005
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Pendidikan Fisika
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 20 Jan 2015 07:17
Last Modified: 20 Jan 2015 07:17
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/11686

Actions (login required)

View Item View Item