MENGINTEGRASIKAN KONSEP LITERASI SASTRA ANAK DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK

Rachmat Nurcahyo, S. S. (2007) MENGINTEGRASIKAN KONSEP LITERASI SASTRA ANAK DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK. [Experiment/Research]

[img]
Preview
Text
Rachmat_Nurcahyo.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Penelitian tindakan ini bertujuan untuk 1) Mengetahui literasi (kemelekan) sastra pada siswa sekolah dasar dilihat dari pembelajaran bahasa Inggris, 2) Merumuskan Metode dan bahan ajar yang tepat digunakan dalam mengintegrasikan konsep literasi sastra anak dalam pengajaran bahasa Inggris untuk anak. Penelitian ini melibatkan siswa SD 1 Sekarsuli kelas 5 yang berjumlah 28 siswa. Penelitian dilakukan dalam empat tahap, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian ini merupakan data kualitatif yang berupa transkrip wawancara, catatan lapangan, dan dokumen. Analisis data mencakup empat tahap, yaitu: 1) mengumpulkan seluruh data dan membacanya, 2) mengklasifikasikan data tersebut, 3) membandingkan data, 4) menginter-pretasikan data. Berdasar tindakan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 1) Literasi Sastra anak dapat dibangun dalam pembelajaran bahasa Inggris. Siswa dalam penelitian ini, pada awalnya, tidak mengetahui makna dari literasi sastra. Dengan menggunakan cerita yang terkenal (berbahasa Inggris), siswa dan guru (kolaborator) tidak mengetahui literary devices dan makna dari karya sastra tersebut. Pemaknaan terhadap karakter bersifat stereotipe. Dengan kata lain, dilihat dari pembelajaran bahasa Inggris, literasi sastra anak belum terbangun. Dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk anak, literasi dapat diperoleh dalam cerita/karya sastra yang digunakan. Literasi tersebut dapat dibangun melalui penerapan prinsip pengajaran yang tepat dalam menggunakan karya sastra. Beberapa literary devices yang didapatkan dalam penelitian ini adalah nilai instrinsik berupa plot dan karakterisasi dan nilai ekstrinsik berupa pemahaman stereotipe dan dekonstruksi, 2) Dalam mengintegrasikan literasi dalam pembelajaran bahasa Inggris, diperlukan pemahaman dan praktik yang benar tentang prinsip pengaajaran. Materi lebih berterima jika diambilkan dari cerita yang anak banyak mengetahuinya. Materi tersebut digali nilai-nilai kebahasaan dan kesusastraan. Materi yang berupa karya sastra mampu merangsang imajinasi siswa sekaligus menarik perhatian siswa untuk tetap mengikuti pelajaran. Penyampaian materi dengan menggunakan prinsip pembelajaran komunikatif. Metode ini memberikan keleluasaan siswa menyerap dan mengekspresikan ide. Pendekatan komunikatif harus diikuti dengan kesiapan baik dari guru,siswa, dan sekolah. Sedangkan bahan ajar yang berupa teks karya sastra harus benar-benar dipahami guru agar tidak terjebak pada pembelajaran bahasa saja atau fokus pada cerita saja. Selain itu, guru perlu sangat memahami karya sastra sebagai materi ajar yang tidak didaktik sehingga interpretasi siswa dapat diterima Kata kunci: literasi, pengajaran, bahasa inggris FBS, 2007 (PEND. BHS INGGRIS)

Item Type: Experiment/Research
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Inggris
LPPM - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Inggris > Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: lembaga penelitian
Date Deposited: 28 Jun 2012 01:16
Last Modified: 13 Sep 2012 10:07
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/1135

Actions (login required)

View Item View Item