INDIKATOR USER SATISFACTION DALAM LAYANAN E-LEARNING

Devy , Lestari and Nur Hadi, W (2013) INDIKATOR USER SATISFACTION DALAM LAYANAN E-LEARNING. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (2013): Peningkatan Peran Matematika dan Pendidikan Matematika untuk Indonesia yang lebih Baik. ISSN 978 – 979 – 16353 – 9 – 4

[img]
Preview
Text
T - 6.pdf

Download (301kB) | Preview
Official URL: http://uny.ac.id

Abstract

Keberhasilan kegiatan belajar mengajar perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh faktor pengajar (dosen) tetapi juga dipengaruhi oleh keaktifan mahasiswa dalam mencari bahan ajar sendiri. Kurikulum baru tahun 2009 mempertegas bahwa proses pembelajaran harus berpusat pada peserta belajar. Terdapat beberapa fasilitas yang dapat digunakan mahasiswa mencari bahan ajarnya sendiri, salah satunya perpustakaan. Literatur-literatur di perpustakaan yang dulunya hanya dapat dibaca langsung dengan membuka lembar perlembar halaman, saat ini banyak yang telah disajikan dalam bentuk e-book (electronic book) dan dapat diunduh melalui internet. Perkembangan teknologi seperti internet sebagai sumber belajar memberikan kemudahan, kebebasan dan keleluasaan dalam menggali ilmu pengetahuan secara online. Metode pembelajaran berbasis internet ini sering disebut e-learning (electronic learning). Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang sudah menerapkan e-learning sebagai sarana Proses Belajar Mengajar (PMB) semionline. UNY telah menfasilitasi e-learning (Be Smart) sebagai proses belajar mengajar, tetapi masih memerlukan beberapa kajian karena dari 50 mata kuliah wajib dan 30 mata kuliah pilihan di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY hanya terdapat 27 mata kuliah yang menggunakan PMB melalui e-learning Be Smart (sumber: buku panduan akademik dan web Be Smart). Mata kuliah yang sudah menggunakan PMB Be Smart menjadi salah satu objek dalam penelitian tingkat kepuasan pengguna (mahasiswa) tehadap layanan e-learning Be Smart. Apa pun macam dan bentuk pengukuran kepuasan, umumnya menawarkan suatu pengukuran yang menghasilkan suatu indeks kepuasan pengguna e-learning. Tingkat (indeks) kepuasan mahasiswa terhadap layanan e-learning dapat didefinisikan sebagai tingkat (angka) yang mempresentasikan kepuasan mahasiswa terhadap layanan e-learning secara menyeluruh. Dalam skripsi ini tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan e-learning akan diukur dengan pendekatan structural equation modeling. Structural Equation Modeling (SEM) atau model persamaan struktural merupakan analisis multivariate yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar variable secara kompleks. Syarat utama menggunakan SEM adalah membangun suatu model hipotesis yang terdiri dari model struktural dan model pengukuran dalam bentuk diagram jalur. Ada beberapa program komputer dapat digunakan untuk analisis Structural Equation Modeling. Program Amos dipilih karena memiliki kelebihan user-friendly graphical interface, yaitu kemudahan dalam penggunaan graphic interface (Amos Graphic) yang digunakan untuk menggambarkan model struktural menurut Ghozali (2005). Hasil dari penelitian tingkat kepuasan ini dapat menjadi tolak ukur keberhasilan layanan e-learning (Be smart) yang dapat membantu pengembangan e-learning (Be Smart) lebih optimal. Kata kunci: SEM, amos, E-learning, kepuasan.

Item Type: Article
Subjects: Prosiding > Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika 2013
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) > Pendidikan Matematika > Pendidikan Matematika
Depositing User: Jurusan Pendidikan Matematika
Date Deposited: 17 Dec 2013 03:53
Last Modified: 17 Dec 2013 03:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/10858

Actions (login required)

View Item View Item