EFISIENSI PENGAWETAN KAYU TERHADAP SERANGAN RAYAP DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PENGAWET KIMIA PRO-FOS 400 EC

Ananto , Widiatmoko (2013) EFISIENSI PENGAWETAN KAYU TERHADAP SERANGAN RAYAP DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PENGAWET KIMIA PRO-FOS 400 EC. D3 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
JURNAL PROYEK AKHIR (ANANTO WIDIATMOKO).pdf

Download (964kB) | Preview

Abstract

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh awal bahan pengawet kayu Pro-Fos 400 EC ditinjau dari visualnya, (2) kehilangan berat benda uji setelah diawetkan dengan bahan pengawet kayu Pro-Fos 400 EC dan konsentrasi larutan yang paling efisien berdasarkan lama waktu perendaman dengan menggunakan bahan pengawet kayu Pro-Fos 400 EC untuk mengawetkan kayu. Pengujian ini menggunakan metode eksperimen dengan proses rendaman dingin terhadap kayu sengon berukuran 4⁄6 - 10 cm3. Perbandingan larutan Pro-Fos 400 EC dan air yang digunakan untuk benda uji A, B, dan C adalah 63 ml : 10000 ml; 94 ml : 10000 ml; dan 125 ml : 10000 ml. Benda uji A dengan konsentrasi 6,3 % sebanyak 15 buah. Benda uji B dengan konsentrasi 9,4 % sebanyak 15 buah. Benda uji C dengan konsentrasi 12,5 % sebanyak 15 buah. Setiap benda uji secara acak dilakukan perendaman selama 30 menit, 60 menit, dan 120 menit. Sedangkan untuk benda uji D sebagai kontrol tanpa dilakukan perendaman sebanyak 5 buah. Benda uji diujikan pada sarang rayap tanah selama kurang lebih 7 bulan. Data pengujian dikumpulkan dengan cara pencatatan benda uji di laboratorium dan pengamatan di lapangan. Sedangkan untuk teknik pengambilan data dilakukan dengan secara deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan pada hasil pengujian menunjukkan bahwa: (1) visualisasi terhadap seluruh benda uji, ternyata kondisi yang paling ekstrim terlihat pada benda uji D, sedangkan untuk benda uji C paling tahan terhadap serangan rayap dan mengalami kehilangan berat paling sedikit dibandingkan benda uji lainnya, (2) kehilangan berat benda uji A dengan lama perendaman 30 menit; 60 menit; dan 120 menit berturut-turut sebesar 12,81 gr; 12,48 gr; dan 16,04 gr. Benda uji B dengan lama perendaman 30 menit; 60 menit; dan 120 menit berturut-turut mengalami kehilangan berat sebesar 13,89 gr; 13,86 gr; dan 17,00 gr. Benda uji C dengan lama perendaman 30 menit; 60 menit; dan 120 menit berturut-turut mengalami kehilangan berat sebesar 13,97 gr; 11,09 gr; dan 12,38 gr. Sedangkan untuk benda uji D sebagai kontrol mengalami kehilangan berat sebesar 27,95 gr, dan konsentrasi larutan Pro-Fos 400 EC yang paling efisien untuk mengawetkan kayu adalah sebesar 12,5 % dengan lama waktu perendaman 120 menit.

Item Type: Thesis (D3)
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Sipil dan Perencanaan
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan > D3 Teknik Sipil
Depositing User: admin FT
Date Deposited: 10 Apr 2013 01:21
Last Modified: 10 Apr 2013 01:21
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/10320

Actions (login required)

View Item View Item