Kapasitas Jaringan Sosial Pada Kelompok Usaha di Desa Bejiharjo Karangmojo Gunungkidul.

Azizah, Fitria Hanifah and Tohani, Entoh (2019) Kapasitas Jaringan Sosial Pada Kelompok Usaha di Desa Bejiharjo Karangmojo Gunungkidul. S2 thesis, Program Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (730kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab I.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab II.pdf

Download (499kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab III.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab V.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kapasitas jejaring sosial, 1) kapasitas jejaring sosial pada kelompok usaha dalam konteks pemberdayaan masyarakat, 2) proses belajar jejaring sosial di kelompok usaha dalam meningkatkan jejaring sosial, 3) strategi mengembangkan jejaring sosial dalam meningkatkan kelompok usaha. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan model studi kasus, dilakukan dikawasan Desa wisata Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pelaku usaha pada kelompok wisata dewabejo, wirawisata dan kelompok tani sari bumi, serta perangkat desa. Teknik analisis data menggunakan tekni analisis kualitatif model interaktif dari Milles dan Hubberman keabsahan data didukung dengan teknik trianggulasi metode dan sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan. Pertama kapasitas pelaku usaha dalam menjalin jejaring sosial pada pihak internal dengan cara mengikuti kegiatan arisan, kenduri dan ekstrenal dengan aktif dalam komunitas, mengikuti pameran dan sharing dialog, namun untuk menjalin jejaring dengan pihak swasta dan donatur belum terjalin. Pola jejaring yang terbangun pada kelompok usaha secara horizontal yang mana pihak satu dengan pihak lainnya terjadi ikatan karena adanya kepentingan satu sama lain dan perhatian dalam pengembangan kelompok usaha. Kedua proses belajar kelompok usaha dilakukan dengan cara sharing kepada kelompok usaha yang lebih maju, pengalaman setiap anggota dan pelatihan. Kesiapan mental dalam membangun jejaring sudah terbentuk karena pelaku usaha merasa perlu dan butuh, namun tidak semua individu mau menerima, adapun metode belajar yang digunakan yakni metode pendidikan orang dewasa. Ketiga strategi mengembangkan kapasitas jejaring yakni dengan meningkatkan pelayanan dan produk yang berkualitas untuk pengunjung dan konsumen, berkolaborasi dengan sesama pelaku usaha, dan membuat konten yang menarik di media sosial seperti di web, instagram, dan facebook.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Desa Wisata, Kapasitas Jejaring, Pemberdayaan
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 21 Feb 2020 01:43
Last Modified: 21 Feb 2020 01:43
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/67615

Actions (login required)

View Item View Item