Konfigurasi Pendidikan Mikrosistem Dalam Perkembangan Kreativitas Anak Usia Sekolah Dasar.

Suparmi, Suparmi and Suardiman, Siti Partini (2019) Konfigurasi Pendidikan Mikrosistem Dalam Perkembangan Kreativitas Anak Usia Sekolah Dasar. S3 thesis, Program Pascasarjana.

[img] Text
Cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (870kB)
[img] Text
Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (733kB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (84kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (415kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi (1) perkembangan kreativitas; (2) praktik-praktik pendidikan mikrosistem; (3) modal budaya dan sosial di mikrosistem; (4) menghasilkan pola konfigurasi dalam mikrosistem terkait kreativitas anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi multikasus. Lokasi penelitian di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ngawen IV dan SDN Model. Proses pengumpulan data 30 informan, enam siswa, enam orang tua, dua kepala sekolah, sepuluh guru, dua pembimbing dan empat teman sebaya. Informan berdasarkan teknik purposive sampling. Kriteria kreativitas anak yaitu memiliki intelegensia, kecerdasan kreativitas verbal, perilaku kreatif diatas rata-rata dan berani mengaktualisasikan diri di luar keluarga dan sekolah. Pengambilan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Intrumen penelitian: peneliti, pedoman wawancara, alat rekam, catatan dan dokumen. Data di analisis kualitatif: mengorganisasi data, mengkode dan mereduksi, mengelompokkan, menemukan pola dan menyimpulkan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) orangtua, guru dan masyarakat memaknai kreaativitas sebagai kemampuan individu mengaktualisasikan diri dengan berekspresi untuk latihan memecahkan masalah, proses mental kemandirian yang bermanfaat bagi diri, orang tua dan orang lain, (b) perkembangan kreativitas DMA, FRK, RAM dan HAA memulai aktualisasi diri di kelas empat SD, IAW di Taman kanak-kanak, dan ATB mulai sebelum masuk sekolah; (2) Praktik-praktik pendidikan mikrosistem dalam pelaksanaan tanggungjawab secara terpisah, keluarga mengajarkan kedisiplinan, agama, kultur, kemandirian, nilai-nilai, dan peran anak; sekolah mengajarkan isi kurikulum, kedisiplinan, kemandirian dan peran siswa; masyarakat memberi pengalaman di lingkungan dan materi/isi kurikulum; media massa memberi aplikasi, isi program tayangan; Teman Sebaya memberi pengalaman kepercyaan diri, kemandirian, dan keterbukaan; Berurutan, agama, kesehatan. pemanfaatan media, dan kewarganegaraan; Bersama-sama mengajarkan keterampilan sosial, etika, berkomunikasi, pendidikan jasmani, akademik dan non akademik. (3) Modal budaya dan modal sosial berpengaruh positif dalam perkembangan kreativitas anak.(4) Pola konfigurasi pendidikan mikrosistem orang tua, sekolah, masyarakat dan media massa memberi dorongan, teladan, latihan, kesempatan, kepercayaan dan teman sebaya mendukung, bekerjasama dan saling melengkapi dalam berkreativitas Terjadi pergeseran peran pelaksanaan tanggung jawab pendidikan di masyarakat dan media massa khususnya media elektronik.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: konfigurasi pendidikan, kreativitas anak, pendidikan di keluarga, di sekolah, di masyarakat, media massa dan teman sebaya.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Program Pascasarjana > Ilmu Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 14 Oct 2019 04:47
Last Modified: 28 May 2021 06:23
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/66128

Actions (login required)

View Item View Item