PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PELAKU USAHA MIKRO MELALUI PELAYANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT(LSM) ”DAYA ANNISA” DI SAMAN BANGUNHARJO SEWON BANTUL

Wijilestari, Riana (2012) PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PELAKU USAHA MIKRO MELALUI PELAYANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT(LSM) ”DAYA ANNISA” DI SAMAN BANGUNHARJO SEWON BANTUL. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri yogyakarta.

[img]
Preview
Text
abstrak Riana W.pdf

Download (104kB) | Preview

Abstract

Oleh Riana Wijilestari NIM 07102241006 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) Bentuk pemberdayaan bagi perempuan pelaku usaha mikro oleh LSM Daya Annisa di Saman, 2) Kendala LSM Daya Annisa dalam pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengurus LSM Daya Annisa, anggota LSM Daya Annisa, masyarakat dan tokoh masyarakat di Dusun Saman. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Trianggulasi yang dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan berbagai sumber dan berbagai cara (observasi, wawancara dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro melalui pelayanan LSM Daya Annisa berupa pendampingan melalui pertemuan rutin ”Temu Suruh” atau “Temu Ngangsu Kawruh”, yang meliputi: a) pemberian pinjaman modal usaha bagi anggota; b) peningkatan pendidikan perempuan bagi anggota; c) pengembangan pasar dan jaringan usaha bagi anggota. 2) Kendala yang dialami oleh LSM Daya Annisa dalam pelaksanaan pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro yaitu; a) Saingan lembaga pelayanan keuangan mikro sejenis; b) Belum memiliki sistem kontrol yang kuat untuk perputaran pinjaman bagi anggota; c) Belum adanya jadwal rutin untuk pengembangan kapasitas fasilitator; d) Anggota merasa jenuh mengikuti pertemuan rutin; e) Anggota tidak fokus pada materi pembelajaran dalam kegiatan Temu Suruh. Kata kunci : Pemberdayaan Perempuan, Usaha Mikro, LSM Daya Annisa

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 18 Sep 2012 14:27
Last Modified: 29 Jan 2019 16:20
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/5835

Actions (login required)

View Item View Item