PENGARUH MINAT BELAJAR DAN PENGETAHUAN SEJARAH TERHADAP SIKAP NASIONALISME SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN SAMBI KABUPATEN BOYOLALI

Chasanah, Istiqomatul (2012) PENGARUH MINAT BELAJAR DAN PENGETAHUAN SEJARAH TERHADAP SIKAP NASIONALISME SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN SAMBI KABUPATEN BOYOLALI. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Istiqomatul Chasanah.pdf

Download (79kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar dan pengetahuan sejarah baik secara parsial maupun simultan terhadap sikap nasionalisme siswa kelas V SD Negeri se-Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali Tahun Pelajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri se-Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali Tahun Pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 471 siswa. Jumlah sampel diambil berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan sebanyak 210 siswa. Pengambilan sampel secara cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Uji validitas instrumen menggunakan validitas empirik dan validitas isi. Hasil analisis validitas butir untuk angket minat belajar sejarah dari 30 butir gugur 2, tes pengetahuan sejarah dari 40 butir gugur 2, sedangkan angket sikap nasionalisme dari 44 butir gugur 4. Reliabilitas alpha untuk angket mina 0074 belajar sejarah sebesar 0,90, dan sikap nasionalisme sebesar 0,92. Sedangkan reliabilitas pengetahuan sejarah diuji menggunakan KR 20 dengan hasil sebesar 0,89. Uji asumsi yang dilakukan adalah uji normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heterosedastisitas. Uji normalitas variabel X1, X2, dan Y masing-masing memperoleh nilai p > 0,050 sehingga sebaran data dinyatakan normal. Uji linearitas memperoleh nilai p > 0,050 sehingga hubungan variabel X1 dengan Y dan X2 dengan Y dinyatakan linier. Uji multikolinearitas menunjukkan nilai korelasi antara X1 dengan X2 sebesar 0,593 sehingga tidak terjadi multikolinearitas. Uji heterosedastisitas menunjukkan p ≥ 0,050 sehingga dinyatakan homosedastisitas. Uji hipotesis menggunakan analisis korelasi determinan kemudian dilanjutkan dengan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) minat belajar sejarah berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap nasionalisme dengan sumbangan sebesar 12,22%; (2) pengetahuan sejarah berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap nasionalisme dengan sumbangan sebesar 20,28%; (3) minat belajar dan pengetahuan sejarah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap nasionalisme dengan sumbangan sebesar 32,5%. Kata kunci: minat belajar, pengetahuan sejarah, dan sikap nasionalisme

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah > Sejarah Umum
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > PGSD - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin PGSD FIP
Date Deposited: 17 Sep 2012 08:26
Last Modified: 29 Jan 2019 16:18
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/5721

Actions (login required)

View Item View Item