PENINGKATANKEMAMPUANMENULISNARASIDALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIAMELALUI PENDEKATAN PROSES PADA SISWA TUNANETRA KELAS 5A SEKOLAHDASAR DI SLB A YAKETUNIS YOGYAKARTA

Ulul, Albab (2014) PENINGKATANKEMAMPUANMENULISNARASIDALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIAMELALUI PENDEKATAN PROSES PADA SISWA TUNANETRA KELAS 5A SEKOLAHDASAR DI SLB A YAKETUNIS YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
08103241024_ULUL ALBAB.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi melalui pendekatan proses bagi siswa tunanetra kelas 5A di SLB A Yaketunis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu tiga siswa tunanetra kelas 5A di SLB A Yaketunis. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Satu siklus terdiri dari tiga pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan menulis narasi dan observasi. Analisis data yang digunakan yakni deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan proses dapat meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa tunanetra. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor masing-masing subjek sebagai berikut: a) subjek 1 pada kemampuan awal sebesar 56 meningkat menjadi 74 pada siklus I kemudian 79 pada siklus II dan 88 di siklus III. Dari hasil tersebut terdapat peningkatan sebesar 32% di siklus I kemudian 7% di siklus II dan 11% di siklus III; b) subjek 2 pada kemampuan awal sebesar 46 meningkat menjadi 57 pada siklus I, kemudian 63 pada siklus II dan 79 pada siklus III. Dari hasil tersebut terdapat peningkatan sebesar 24% di siklus I kemudian 10% di siklus II dan 25% di siklus III; c) subjek 3 pada kemampuan awal sebesar 49 menjadi 62 pada siklus I kemudian 67 pada siklus II dan 75 pada siklus III. Dari hasil tersebut terdapat peningkatan sebesar 26% di siklus I kemudian 8% di siklus II dan 12% di siklus III. Selain terdapat peningkatan skor hasil menulis, penerapan pendekatan proses telah mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan dinamis; mempermudah siswa mengembangkan ide gagasannya serta menyenangkan siswa karena ada pembagian kerja melalui tahap-tahap menulis. Peningkatan tersebut diperoleh dengan menerapkan tahapan menulis yaitu: a) pramenulis dengan menentukan topik, judul, serta mengungkapkan ide gagasan secara lisan; b) menulis draf dengan mengekspresikan ide gagasan dalam bentuk tulisan braille; c) merevisi dilakukan dengan menandai kesalahan isi karangan menggunakan push pins kemudian membuat perbaikan pada lembar kerja baru; d) menyunting dilakukan dengan menandai kesalahan mekanik karangan menggunakan push pins kemudian membuat perbaikan pada lembar kerja baru; e) publikasi dilakukan dengan membacakan hasil karangan di depan kelas.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Biasa FIP
Date Deposited: 03 May 2018 07:11
Last Modified: 30 Jan 2019 16:23
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/56864

Actions (login required)

View Item View Item