Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Domino pada Materi Geometri Berorientasi pada Motivasi Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Pemahaman Konsep Untuk Siswa Kelas V SD

Pardianti, Yudit (2017) Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Domino pada Materi Geometri Berorientasi pada Motivasi Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Pemahaman Konsep Untuk Siswa Kelas V SD. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-yudit-pardianti-15712251001.swf

Download (6MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini menghasilkan media pembelajaran monopoli domino yang memuat materi geometri, berorientasi pada motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konsep untuk siswa kelas V SD yang berkualitas baik. Kualitas produk ditentukan berdasarkan kriteria Nieveen, yaitu valid, praktis, dan efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah-langkah pengembangan Borg & Gall yang meliputi: pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji lapangan awal, revisi produk, uji lapangan utama, revisi produk, uji operasional, revisi produk akhir, dan desiminasi. Subjek uji lapangan awal adalah 12 siswa kelas V SDN Tamanan 2. Subjek uji lapangan utama adalah 28 siswa kelas V SDN Pucung. Subjek uji operasional adalah 33 siswa dari SD Negeri Tamanan 3. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi produk, angket motivasi, soal kemampuan berpikir kritis, soal pemahaman konsep, skala respon guru, dan respon siswa. Analisis data kevalidan dan kepraktisan dilakukan dengan cara mengkonversi skor hasil penilaian menjadi data kualitatif dengan skala lima. Analisis data keefektifan dilakukan dengan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi α = 5% dan uji proporsi. Media dikatakan valid jika hasil penilaian para ahli mendapat kategori minimal “baik”. Media dikatakan praktis jika hasil respon siswa dan guru mendapatkan kategori minimal “baik”. Media dikatakan efektif jika: (1)proporsi siswa yang mencapai skor motivasi belajar kategori tinggi minimal 75%; (2)proporsi siswa yang mencapai skor kemampuan berpikir kritis kategori tinggi minimal 75%; dan (3)proporsi siswa yang mencapai nilai KKM pada tes pemahaman konsep minimal 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan kategori sangat baik berdasarkan hasil validasi ahli media dan kategori baik berdasarkan hasil validasi ahli materi. Media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis dengan kategori sangat baik berdasarkan respon guru dan respon siswa. Media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif berdasarkan hasil angket motivasi belajar, tes kemampuan berpikir kritis dan tes pemahaman konsep. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan taraf signifikan 5%, menunjukkan bahwa: (1)proporsi siswa yang mencapai skor motivasi belajar kategori minimal tinggi lebih dari 75%; (2)proporsi siswa yang mencapai skor kemampuan berpikir kritis kategori minimal tinggi lebih dari 75%; dan (3)proporsi siswa yang mencapai nilai KKM pada tes pemahaman konsep lebih dari 75%

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pengembangan, media pembelajaran, motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, pemahaman konsep siswa.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Dasar
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 01 Nov 2017 00:51
Last Modified: 09 May 2019 08:25
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/53707

Actions (login required)

View Item View Item