Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Integratif Berbasis Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Pudjokusuman 1 Yogyakarta.

Handayani, Monika (2017) Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Integratif Berbasis Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Pudjokusuman 1 Yogyakarta. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-monika-handayani-14712251037.swf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan modul pembelajaran tematik integratif berbasis Problem Based Learning yang layak, dan (2) mengetahui keefektifan modul terhadap kemandirian belajar dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Pudjokusuman 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengadaptasi prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah, yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan format produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi hasil uji coba awal, (6) uji coba lapangan utama, (7) revisi hasil uji coba lapangan utama, (8) uji coba lapangan operasional, (9) revisi produk akhir, dan (10) diseminasi dan implementasi. Subjek penelitian adalah siswa dan guru kelas V SD Negeri Pudjokusuman 1 Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, validasi produk, angket respon guru dan siswa, tes hasil belajar kognitif, skala kemandirian belajar, observasi kemandirian belajar, observasi hasil belajar afektif, observasi hasil belajar psikomotor. Teknik analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian ini berupa (1) modul pembelajaran tematik integratif berbasis Problem Based Learning layak digunakan. Bukti kelayakan produk didasarkan pada penilaian ahli materi diperoleh skor 112 kategori “sangat baik”, ahli media diperoleh skor 92 kategori “sangat baik”, hasil respon guru dengan skor 71 kategori “sangat baik” dan respon siswa dengan skor 14,6 kategori “sangat baik”. (2) Hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa modul tersebut efektif dalam peningkatan kemandirian belajar dan hasil belajar siswa. Bukti ini didasarkan pada hasil uji lapangan menunjukkan p < 0.05 pada hasil belajar kognitif dan kemandirian belajar, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan modul tersebut. Selanjutnya, berdasarkan hasil pengamatan terhadap hasil belajar afektif dan psikomotor siswa pada kelas eksperimen memiliki presentase lebih tinggi dibanding pada kelas kontrol.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: modul pembelajaran, problem based learning, kemandirian belajar, hasil belajar.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Dasar
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 22 Jun 2017 04:15
Last Modified: 09 May 2019 08:03
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/50188

Actions (login required)

View Item View Item