Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Keagamaan (Studi Kasus pada Pengajian Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes)

Syarif, Agus (2009) Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Keagamaan (Studi Kasus pada Pengajian Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes). S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-agus-syarif-06704251009.swf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kebutuhan dan persepsi anggota terhadap kegiatan keagamaan dan bagaimana dapat memberdayakan masyarakat, juga bagaimana kehidupannya di masyarakat, (2) mengetahui peran tokoh agama atau ulama, pengurus, dan anggota, (3) mengetahui metode, materi, dan struktur yang digunakan dalam kegiatan keagamaan, (4) mendapatkan deskripsi tentang persoalan yang dihadapi dalam kegiatan keagamaan, dan melihat keterlibatan pemerintah dalam kegiatan keagamaan yang ada di wilayanya. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang di peroleh berasal dari tokoh agama, pengurus, anggota dan masyarakat, adapun data lain berupa dokumen dan inventaris Ikatan Pesaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan pengamatan, wawancara, dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif yang dikembangkan Miles dan Huberman dengan model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) tingkat kebutuhan dan persepsi anggota terhadap kegiatan jamiyah IPHI sangat beragam, hal ini dapat terlihat pada kegiatan jamiyah yang dihadiri sekitar 35-60 orang dan terjalinnya ikatan silaturahmi antar anggota dengan baik, (2) peranan tokoh agama atau ulama dalam kegiatan jamiyah IPHI sebatas pada memberi nasehat, motivasi melalui penyampaian ceramah dan diskusi, pengurus dan anggota berperan dalam memberdayakan kegiatan jamiyah IPHI di Kecamatan Ketanggungan, dimana kegiatan jamiyah IPHI Kecamatan Ketanggungan sampai sekarang masih tetap eksis dan memiliki beberapa kekayaan. Antara lain: Yayasan Persaudaraan Haji Ketanggungan, tanah sawah seluas 1/8 hektar di Desa Bulakelor, alat perlengkapan acara (kursi, sound sistem, terob, dan lainnya), alat peraktek untuk manasik haji, (3) perekrutan anggota IPHI menggunakan pendekatan silaturahmi ke rumah-rumah para calon jamaah haji di Kecamatan Ketanggungan, IPHI melibatkan diri dalam kegiatan sosial pada bulan-bulan tertentu, seperti: pembagian zakat, pembagian hewan qurban, materi yang digunakan dalam setiap kegiatan yaitu: pembacaan surat yasin, tahlil, ceramah dan ramah-tamah sesama anggota dengan diisi pembukaan arisan, (4) masih rendahnya partisipasi anggota dan masyarakat dalam mengikuti kegiatan jamiyah IPHI, ada beberapa faktor penyebab ketidakhadiran mereka dalam kegiatan jamiyah IPHI. Pertama, kesibukan mereka dalam menjalankan perekonomian (perdagangan, pertanian,). Kedua, jauhnya tempat yang harus ditempuh oleh anggota menjadi salah satu kendala tersendiri. Ketiga, terkadang tidak sampainya undangan yang diberikan oleh pengurus untuk anggota di wilayah Kecamatan Ketanggungan. Kurang perhatian dan dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang ada di wilayahnya, sehingga kegiatan keagamaan menjadi kegiatan yang hanya bisa jalan di tempat dan bahkan dengan sendirinya menjadi vakum bahkan mati.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pendidikan luar sekolah
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 03 Jun 2017 06:00
Last Modified: 29 Jan 2019 12:24
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/49418

Actions (login required)

View Item View Item