Evaluasi Kelembagaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai Agent Pengembangan Masyarakat di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Tohani, Entoh (2010) Evaluasi Kelembagaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai Agent Pengembangan Masyarakat di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-entoh-tohani-07704251001.swf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pencapaian keberhasilan kelembagaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam mengembangkan masyarakat ditinjau dari aspek: assessmen kebutuhan, perencanakan dan pengorganisasian program pendidikan, pemobilisasian dan pemanfaatan sumberdaya, pengembangkan kerja sama dan jaringan, monitoring dan evaluasi, pendokumentasian dan disseminasi, dan pengembangan kapasitas personalia, dan (2) mengetahui berbagai kendala yang mempengaruhi keberhasilan kelembagaan PKBM dalam mengembangkan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan model penelitian evaluatif dari Stake (Stufflebeam and Shinkfield, 1984) guna mengkaji fungsi-fungsi kelembagaan PKBM yang menjadi fokus penelitian. Subyek penelitian ini adalah PKBM-PKBM di wilayah Kabupaten Bantul, Propinsi DIY yang dipilih dengan teknik pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi, observasi dan kuesioner. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis data model interaktif (Miles & Huberman, (2007). Guna diperoleh keabsahan data dilakukan triangulasi, diskusi dengan ahli, dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ditinjau dari pemikiran evaluatif mengenai aspek: anteseden, proses dan outcome, setiap fungsi kelembagaan PKBM yang mencakup pengidentifikasian kebutuhan, penyusunan program pendidikan, mobilisasi dan pemanfaatan sumberdaya, pembinaan jaringan kemitraan, pemantauan dan evaluasi, dokumentasi dan dessiminasi, dan pengembangan kapasitas personalia sudah dapat terlaksana. Namun, masing-masing fungsi tersebut belum optimal terlaksana sesuai dengan harapan (kriteria). Hal ini menunjukkan pelaksanaan setiap fungsi belum dilakukan secara profesional. Kedua, PKBM sebagai lembaga pendidikan yang berfungsi menyediakan layanan pendidikan mampu memberikan hasil belajar (output) bermakna, yaitu membentuk perubahan perilaku positif individu dan/atau masyarakat yang menjadi sasaran program. Namun dalam konteks pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh atau multidimensi kehidupan masyarakat, PKBM belum optimal memberikan dampak (outcome) yang besar terhadap masyarakat. Ketiga, terdapat berbagai kendala yang berpengaruh negatif pada penyelenggaraan PKBM baik dalam aspek struktural, interaksional, dan kultural yang berasal dari internal maupun eksternal lembaga. Oleh karena itu, berdasarkan temuan-temuan tersebut, di waktu mendatang pengembangan PKBM perlu dilakukan terencana dan diorientasikan untuk menciptakan masyarakat yang maju pada seluruh aspek kehidupannya, disertai dengan pengembangan komitmen bersama yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: evaluasi kelembagaan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, agent pengembangan masyarakat
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan IPS
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 29 Dec 2016 02:13
Last Modified: 29 Jan 2019 12:04
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/45271

Actions (login required)

View Item View Item