PERAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA KULWARU KECAMATAN WATES KABUPATEN KULON PROGO

Rudi Hermawan, Rudi (2016) PERAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA KULWARU KECAMATAN WATES KABUPATEN KULON PROGO. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Skripsi_Rudi Hermawan_11102241028.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) Peran gabungan kelompok tani dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga; 2) Faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi gabungan kelompok tani dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek penelitian ini adalah pengelola Gapoktan Desa Kulwaru dan anggota Gapoktan Desa Kulwaru. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Setting dalam penelitian ini di Desa Kulwaru. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman dokumentasi, dan pedoman wawancara. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) a) Peran gapoktan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga adalah (1) menyediakan input usaha tani; (2) menyediakan modal; (3) menyediakan air irigasi; (4) menyediakan informasi; (5) memasarkan hasil pertanian secara kolektif; (6) mengatur kelompok tani dan aktifitas pertanian; (7) meningkatkan ketahanan pangan; dan (8) mengatur perekonomian pedesaan. b) Usaha yang dilakukan gapoktan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga adalah melalui : (1) pelatihan keterampilan; (2) penyuluhan. c) (1) Keadaan masyarakat petani setelah adanya gapoktan : dari pelaksanaan kegiatan pelatihan dan penyuluhan masyarakat memiliki kemampuan memberdayakan masyarakat serta sudah terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat petani. (2) Keadaan keluarga petani dalam pemenuhan kebutuhan sandang, papan, dan pangan sudah terpenuhi serta pendidikan anak juga sudah sampai ke jenjang sekolah menengah atas. 2) a) Faktor pendukungnya adalah (1) partisipasi anggota Gapoktan; (2) adanya teknologi yang memadai; (3) adanya motivasi dari pengurus dan anggota Gapoktan. b) Faktor penghambatnya adalah (1) kurangnya modal; (2) rendahnya sumberdaya manusia. Kata kunci: peran gapoktan, meningkatkan, kesejahteraan keluarga

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 13 Jul 2016 04:39
Last Modified: 30 Jan 2019 09:50
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/36287

Actions (login required)

View Item View Item