Pengembangan Model Inkubator Kewirausahaan Peningkatan Mental Kemandirian Wirausaha Mahasiswa

Suranto, Suranto (2012) Pengembangan Model Inkubator Kewirausahaan Peningkatan Mental Kemandirian Wirausaha Mahasiswa. S3 thesis, UNY.

[img] Text
disertasi-suranto-05702261001.swf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model inkubator kewirausahaan bagi mahasiswa pada pembelajaran kewirausahaan di perguruan tinggi. Model dikembangkan dengan cara inkubator, meliputi: pemberdayaan mahasiswa, konsep masalah, penuntasan masalah, dengan struktur model inkubator yaitu: doing, empowering, facilitating, dan evaluating. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (research and development). Langkah yang ditempuh dalam pengembangan model yaitu: (1) analisis permasalahan, mendesaian model, desain instrumen angket, dan melakukan validasi terhadap model, yaitu dengan melakukan pengukuran goodness of fit; (2) melakukan uji coba model untuk mengukur efektifitas kerja model. Dalam validasi model, data diambil dari 130 mahasiswa yang mendapat perlakuan inkubator dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang dipergunakan untuk pengumpulan data adalah angket. Data dianalisis dengan konsep SEM (Structural Equation Modeling). Metode yang digunakan dalam ujicoba lapangan adalah eksperimen semu, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (pretest-posttest control group design). Subjek uji coba sebanyak 75 mahasiswa pada program studi teknik informatika yang tidak dikenai program inkubator disebut kelompok kontrol dan 75 mahasiswa pada program studi pendidikan kimia, kimia, pendidikan matematika, matematika, pendidikan biologi, dan biologi disebut sebagai kelompok eksperimen atau dikenai program inkubator. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket. Data dianalisis menggunakan t-test untuk mengetahui perbedaan secara signifikan perilaku kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian pengembangan model inkubator kewirausahaan ini dinyatakan valid sesuai nilai Probability (p) 0.0685, Goodness of Fit Model (GFI) 0.8256, Adjusted Goodness of Fit Index (AGFI) 0.7706, Comparative Fit Index (CFI) 0.9883, dan Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) 0.054. Model ini dinilai efektif karena mampu meningkatkan mental kemandirian wirausaha mahasiswa. Hasil analisis konfirmatori (CFA) menunjukkan bahwa setiap variabel laten terbukti dibentuk oleh manifest-manifes satu dimensi. Model diterapkan memiliki dampak kecenderungan positif dalam rangka peningkatan mental kemandirian wirausaha mahasiswa, setelah mendapat perlakuan pendampingan inkubator. Variabel laten berdaya direfleksikan oleh manifes: (a) kemampuan teknis dalam menulis; (b) kesadaran untuk berwirausaha: (c) motivasi untuk berwirausaha; (d) kelebihan diri untuk berwirausaha; (e) kekurangan diri untuk berwirausaha; (f) akses ke pihak lain untuk berwirausaha; (g) networking untuk berwirausaha. Sedangkan variabel laten profesional memiliki manifes: (a) percaya diri untuk berwirausaha; (b) mandiri untuk berwirausaha; (c) ulet dan tekun untuk berwirausaha; (d) pantang menyerah untuk berwirausaha; (e) kreatif menulis untuk berwirausaha. Variabel manifes di atas mengalami peningkatan membentuk mental kemandirian wirausaha setelah mendapatkan pendampingan model inkubator kewirausahaan, hal ini menunjukkan bahwa semakin baik model pendampingan inkubator maka akan semakin baik model tersebut membentuk mental kemandirian wirausaha.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: model inkubator, kewirausahaan, kemandirian, mahasiswa
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Tinggi
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 28 Apr 2016 06:01
Last Modified: 29 Jan 2019 03:38
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/32143

Actions (login required)

View Item View Item