Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan STAD “plus” pada Materi Trigonometri Ditinjau dari Prestasi, Minat, dan Motivasi Belajar Siswa SMA

Rakhmawati, Rakhmawati (2012) Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan STAD “plus” pada Materi Trigonometri Ditinjau dari Prestasi, Minat, dan Motivasi Belajar Siswa SMA. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-rakhmawati-10709259014.swf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe STAD “plus”, serta pembelajaran konvensional; 2) membandingkan keefektifan antara pembelajaran kooperatif (tipe STAD dan tipe STAD “plus”) dan pembelajaran konvensional; dan 3) membandingkan keefektifan antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe STAD “plus”, dalam pembelajaran matematika materi trigonometri ditinjau dari prestasi, minat, dan motivasi belajar siswa SMA. Penelitian merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan dua kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Depok, Sleman yang terdiri dari enam kelas sedangkan sampel penelitian terdiri dari tiga kelas yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian adalah instrumen tes prestasi dengan koefisien reliabilitas r = 0,810 dan Standard Error of Measurement (SEM) = 7,744, angket minat belajar dengan r = 0,833 dan SEM = 4,129, dan angket motivasi belajar dengan r = 0,908 dan SEM = 4,192. Seluruh instrumen dinyatakan valid oleh ahli. Analisis faktor instrumen minat dan motivasi berturut-turut menghasilkan 7 faktor dan 8 faktor dengan total variance explained adalah 60,001% dan 62,828%. Analisis data (statistik inferensial) meliputi: 1) uji t one sample digunakan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe STAD”plus”, serta pembelajaran konvensional pada masing-masing variabel terikat; 2) analisis multivariat dengan Helmert Contrast digunakan untuk membandingkan keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe STAD “plus” serta pembelajaran konvensional secara simultan pada ketiga variabel dependen; 3) uji lanjut dengan Tukey digunakan untuk menganalisis model pembelajaran mana yang lebih efektif antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dan pembelajaran konvensional serta antara pembelajaran kooperatif tipe STAD “plus” dan pembelajaran konvensional ditinjau dari prestasi, minat, motivasi belajar matematika siswa. Setiap analisis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe STAD “plus” efektif ditinjau dari minat dan motivasi tetapi tidak efektif ditinjau dari prestasi, sedangkan pembelajaran konvensional tidak efektif ditinjau dari ketiga variabel dependen; 2) pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe STAD “plus” lebih efektif daripada pembelajaran konvensional ditinjau dari minat dan motivasi belajar matematika siswa; 3) tidak terdapat perbedaan keefektifan antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe STAD “plus” ditinjau dari prestasi, minat, dan motivasi belajar matematika siswa.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe STAD “plus”, pembelajaran konvensional, prestasi, minat, dan motivasi belajar matematika siswa
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Matematika
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 11 Apr 2016 01:44
Last Modified: 09 May 2019 07:10
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/30781

Actions (login required)

View Item View Item