Peran Pengawas Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan SMP di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat

Iskandar, Dedi (2014) Peran Pengawas Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan SMP di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-dedi-iskandar-12703251025.swf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan memperoleh gambaran yang objektif dan komprehensif tentang proses perekrutan pengawas pendidikan, peran pengawas pendidikan dalam memantau, mensupervisi, mengevaluasi, membuat laporan dan menindak lanjut hasil supervisi, dan mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung peran pengawas untuk meningkatkan mutu pendidikan SMP di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Instrumen penelitian adalah peneliti. Keabsahan data dilakukan dengan uji credibility dan confarmibility. Tahapan analisis data menggunakan analisis model interaktif Miles & Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi, displai dan verifikasi. Sementara, analisis data menggunakan analisis komponensial dari Spradley yaitu mencari ciri spesifik pada setiap data kemudian dikontraskan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses perekrutan pengawas pendidikan di Kabupaten Bima belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan peraturan pemerintah dan undang-undang tentang pengawas pendidikan. Pemantauan pelaksanaan program sekolah yang dilakukan pengawas pendiidkan belum terlaksanan secara optimal. Supervisi yang dilakukan pengawas pendidikan belum terlaksana secara optimal. Evaluasi program kerja sekolah yang dilakukan pengawas pendidikan sudah terlaksana dengan baik karena evaluasi berdasarkan instrumen yang baku. Pembuatan laporan hasil pemantauan, supervisi, dan evaluasi yang dilakukan pengawas pendidikan terlaksana dengan baik karena laporan temuan diberikan kepada kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan diinformasikan kepada seluruh sekolah di Kabupaten Bima melalui surat edaran kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Tindak lanjut yang dilakukan pengawas pendidikan belum optimal dikarenakan tindak lanjut yang dilakukan hanya memberikan saran membangun tanpa mensupervisi kembali kekurangan sebelumnya. Faktor penghambat peran pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan SMP di Kabupaten Bima antara lain: letak geografis, akses jalan, fasilitas, penguasaan teknologi, sumber daya manusia. Faktor pendukung peran pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan SMP di Kabupaten Bima antara lain: dana operasional dari pemerintah daerah, motor dinas, pelatihan, keterlibatan masyarakat, tempat domisili pengawas pendidikan, siswa dan semangat dalam diri pengawas pendidikan.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pengawas pendidikan, pemantauan, supervisi, evaluasi, pembuatan laporan, tindak lanjut
Subjects: Pendidikan > Manajemen Pendidikan
Divisions: Program Pascasarjana > Manajemen Pendidikan
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 25 Feb 2016 07:31
Last Modified: 29 Jan 2019 08:01
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/30046

Actions (login required)

View Item View Item