Pendidikan Politik pada Siswa Sekolah Menengah Atas: Praksis Pendidikan Kewarganegaraan (Kasus di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta)

Rahayuningsih, Rahayuningsih (2012) Pendidikan Politik pada Siswa Sekolah Menengah Atas: Praksis Pendidikan Kewarganegaraan (Kasus di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta). S3 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
abstrak-rahayuningsih.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi: 1) Mendeskripsikan proses pendidikan politik di SMA Santo Yosef Surakarta melalui mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan; 2) Mendeskripsikan proses pendidikan politik sebagai upaya membangun kultur demokrasi di SMA Santo Yosef Surakarta melalui program ekstrakurikuler dan penataan iklim organisasi sekolah; 3) Menganalisis dan mengkaji pemaknaan siswa, guru dan kepala sekolah mengenai pendidikan politik sebagai wahana membangun kultur demokrasi di SMA Santo Yosef Surakarta; 4) Menganalisis dan mengkaji pemaknaan siswa dan guru SMA Santo Yosef Surakarta terhadap Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, dan; 5)Merumuskan pola pendidikan politik di SMA Santo Yosef Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan: 1) tahap pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi; 2) tahap koding sebagai suatu proses untuk mereduksi data; 3) tahap analisis data kualitatif yaitu dengan pemberian makna dengan cara menggabungkan data yang telah dikoding yang menghasilkan kategorisasi; dan 4) menulis hasil analisis ke dalam suatu cerita yang utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses pendidikan politik di SMA Santo Yosef Surakarta terintegrasi dalam KBM khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan; 2) Proses pendidikan politik sebagai upaya membangun kultur demokrasi di SMA Santo Yosef Surakarta termuat dalam program ekstrakurikuler dan penataan iklim organisasi sekolah; 3) Pemaknaan siswa terhadap system politik di Indonesia sangat negative, berbeda dengan pemaknaan guru dan kepala sekolah; 4) Pemaknaan siswa dan guru SMA Santo Yosef Surakarta terhadap Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika sangat positif, dan; 5) Pola pendidikan politik di SMA Santo Yosef Surakarta dilakukan melalui tiga pendekatan yaitu pengintegrasian pada mata pelajaran PKn, program ekstrakurikuler, dan program organisasi sekolah. Penelitian ini menyarankan teori “School As A Learning Organization and Society System” sebagai landasan dalam pelaksanaan pendidikan politik: praksis pendidikan kewarganegaraan sebagai upaya membangun kultur demokrasi di sekolah.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: Pasca Sarjana
Divisions: Program Pascasarjana
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 29 Oct 2015 05:21
Last Modified: 08 May 2019 06:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/27758

Actions (login required)

View Item View Item