PEMBINAAN GELANDANGAN DAN TUNA WISMA DALAM MEMPERSIAPKAN KEMANDIRIAN DI PANTI KARYA KOTA YOGYAKARTA

Hinu Sulistiya, Hinu (2015) PEMBINAAN GELANDANGAN DAN TUNA WISMA DALAM MEMPERSIAPKAN KEMANDIRIAN DI PANTI KARYA KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Hinu Sulistiya.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pembinaan gelandangan dan tuna wisma dalam mempersiapkan kemandirian yang diterapkan di Panti Karya Kota Yogyakarta; 2) metode pembinaan gelandangan dan tuna wisma dalam mempersiapkan kemandirian di Panti Karya Kota Yogyakarta; 3) faktor pendukung dan penghambat serta upaya untuk mengatasi hambatan dalam menerapkan pola pembinaan gelandangan dan tuna wisma dalam mempersiapkan kemandirian di Panti Karya Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengelola (pekerja sosial dan kepala panti), pelatih (instruktur), dan warga binaan (klien). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola pembinaan yang diterapkan di Panti Karya Kota Yogayakarta adalah pembinaan mental, pembinaan ketrampilan, pembinaan jasmani, dan pembinaan sosial; (2) metode pembinaan yang digunakan yaitu metode social case work (bimbingan sosial perorangan) digunakan pada pembinaan mental, metode social group work (bimbingan sosial kelompok) digunakan pada pembinaan jasmani dan ketrampilan, dan metode community organization (bimbingan sosial dengan masyarakat) digunakan pada pembinaan sosial; (3) faktor pendorong meliputi struktur organisasi yang tertata rapi dengan orang-orang yang berkompeten, kreatifitas pengelola dan pekerja sosial, antusias para warga binaan dalam mengikuti pembinaan, sarana dan prasarana yang tersedia, dan dukungan masyarakat sekitar. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya tenaga pelatih (instruktur) baik kualitas maupun kuantitas, karakteristik warga binaan (klien) yang berbeda-beda. Upaya untuk mengatasi hambatan yaitu meningkatan kualitas dan kuantitas pelatih, memahami karakteristik waraga binaan serta berusaha sabar, telaten dan terus menerus mempelajari karakteristik warga binaan (klien). Kata kunci: pembinaan, mempersiapkan kemandirian, panti karya kota yogyakarta.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 19 Oct 2015 00:51
Last Modified: 30 Jan 2019 04:02
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/27088

Actions (login required)

View Item View Item