PERAN PEMIMPIN DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN DAN MENINGKATKAN MODAL SOSIAL DI GAPOKTAN DESA SEMUGIH KECAMATAN RONGKOP KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Dihin Hikmat Hardika, Dika (2015) PERAN PEMIMPIN DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN DAN MENINGKATKAN MODAL SOSIAL DI GAPOKTAN DESA SEMUGIH KECAMATAN RONGKOP KABUPATEN GUNUNGKIDUL. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Dihin Hikmat Hardika 08102244020.PDF
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) modal sosial yang dimiliki oleh anggota Gapoktan Desa Semugih; 2) peran pemimpin dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial Gapoktan Desa Semugih; 3) faktor pendukung upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial di Gapoktan Desa Semugih; 4) faktor penghambat upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial di Gapoktan Desa Semugih. Penelitian ini merupakan penelitian deskiptif menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Gapoktan Desa Semugih. Subjek penelitian ini adalah ketua gapoktan, ketua kelompok tani, anggota gapoktan dan penyuluh pertanian kecamatan setempat. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan display data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Triangulasi yang dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) modal sosial yang dimiliki anggota Gapoktan Desa Semugih yaitu trust (kepercayaan), jaringan sosial, dan pranata sosial; 2) peran pemimpin dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial, pemimpin berperan sebagai pemrakarsa program, pengontrol organisasi, pengambil keputusan, duta organisasi, narasumber program, dan teladan bagi organisasi. Tipe kepemimpinan pemimpin Gapoktan Desa Semugih adalah tipe demokratis. Upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial Gapoktan Desa Semugih berupa program petani teladan, tutorial komunikasi, peningkatan professional kerja, dan petani mandiri; 3) faktor pendukungnya yaitu semangat dari anggota Gapoktan, dan adanya dukungan dari berbagai pihak antara lain penyuluh pertanian Desa Semugih, dan Dinas Pertanian; 4) faktor penghambatnya yaitu umur dari anggota Gapoktan yang rata rata sudah tua membuat anggota gapoktan memiliki keterbatasan dalam berkegiatan dan berpikir. Kata kunci: Pemimpin, Modal Sosial, Gapoktan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) modal sosial yang dimiliki oleh anggota Gapoktan Desa Semugih; 2) peran pemimpin dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial Gapoktan Desa Semugih; 3) faktor pendukung upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial di Gapoktan Desa Semugih; 4) faktor penghambat upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial di Gapoktan Desa Semugih. Penelitian ini merupakan penelitian deskiptif menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Gapoktan Desa Semugih. Subjek penelitian ini adalah ketua gapoktan, ketua kelompok tani, anggota gapoktan dan penyuluh pertanian kecamatan setempat. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan display data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Triangulasi yang dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) modal sosial yang dimiliki anggota Gapoktan Desa Semugih yaitu trust (kepercayaan), jaringan sosial, dan pranata sosial; 2) peran pemimpin dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial, pemimpin berperan sebagai pemrakarsa program, pengontrol organisasi, pengambil keputusan, duta organisasi, narasumber program, dan teladan bagi organisasi. Tipe kepemimpinan pemimpin Gapoktan Desa Semugih adalah tipe demokratis. Upaya mempertahankan dan meningkatkan modal sosial Gapoktan Desa Semugih berupa program petani teladan, tutorial komunikasi, peningkatan professional kerja, dan petani mandiri; 3) faktor pendukungnya yaitu semangat dari anggota Gapoktan, dan adanya dukungan dari berbagai pihak antara lain penyuluh pertanian Desa Semugih, dan Dinas Pertanian; 4) faktor penghambatnya yaitu umur dari anggota Gapoktan yang rata rata sudah tua membuat anggota gapoktan memiliki keterbatasan dalam berkegiatan dan berpikir. Kata kunci: Pemimpin, Modal Sosial, Gapoktan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 13 Oct 2015 07:57
Last Modified: 30 Jan 2019 03:55
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26884

Actions (login required)

View Item View Item