PERANAN RUMAH KERTAS PURWOREJO DALAM MEMANFAATKAN SAMPAH KERTAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PADA MASYARAKAT

Dwi Anggara, Dwi (2015) PERANAN RUMAH KERTAS PURWOREJO DALAM MEMANFAATKAN SAMPAH KERTAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PADA MASYARAKAT. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Skripsi_Dwi Anggara_11102241023.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) peranan Rumah Kertas Purworejo dalam memanfaatkan sampah kertas sebagai Media Pembelajaran keterampilan pada masyarakat, (2) pelaksanaan kegiatan pelatihan Rumah Kertas Purworejo dalam memanfaatkan sampah kertas (3) faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi pengurus Rumah Kertas Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 12 orang yang terdiri dari pengurus (1 orang grand manager,2 orang trainer dan 6 orang mentor), 2 orang peserta pelatihan, serta 1 orang masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian dibantu oleh pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah pengumpulan data, display data, reduksi, dan penarikan kesimpulan. Trianggulasi sumber dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan berbagai sumber/ narasumber dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peranan Rumah Kertas Purworejo dalam memanfaatkan sampah sebagai Media Pembelajaran keterampilan pada masyarakat, antara lain: pusat pembelajaran keterampilan tentang seni kertas, menambah kreatifitas dan keterampilan masyarakat, serta membantu pengembangan media pembelajaran bagi guru (2) pelaksanaan kegiatan pemanfaatan sampah kertas dilakukan melalui tiga tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan meliputi menentukan tema pelatihan, membagi tugas untuk para mentor pelatihan, serta menyiapkan alat dan bahan. Pelaksanaan meliputi materi pembelajaran, persiapan pembelajaran, metode dan media pembelajaran. Evaluasi belum memiliki aturan baku dan masih dilakukan secara sederhana, serta melakukan follow up kepada peserta pelatihan. (3) faktor pendukung: tersedia aneka sampah kertas, SDM dari pengurus yang optimal, serta adanya dukungan dari masyarakat. Sedangkan faktor penghambat: sumber dana pelatihan dan penjualan produk kerajinan yang masih minim hasilnya, masyarakat masih kurang berminat kepada hal-hal yang berbau keterampilan dan belum mengetahui jika sampah kertas bisa dijadikan barang bernilai ekonomis, kurangnya jalinan kerjasama dengan pihak lain, serta adanya kesibukan para mentor. Kata kunci : peranan, sampah kertas, Rumah Kertas Purworejo.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 13 Oct 2015 01:29
Last Modified: 30 Jan 2019 03:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26820

Actions (login required)

View Item View Item