PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA TAYANGAN GALAU NITE DI METRO TV: ANALISIS PRAGMATIK

Mawaddatun, Nasihah (2015) PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA TAYANGAN GALAU NITE DI METRO TV: ANALISIS PRAGMATIK. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Skripsi.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis pelanggaran prinsip kerja sama yang terjadi dalam tayangan Galau Nite di Metro TV. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan tujuan-tujuan tertentu dari setiap pelanggaran prinsip kerja sama yang terjadi dalam tayangan Galau Nite di Metro TV. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peristiwa tutur yang terjadi pada tayangan Galau Nite di Metro TV. Objek penelitian ini adalah data yang mengandung jenis pelanggaran dalam peristiwa tutur pada tayangan Galau Nite di Metro TV. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data menggunakan teknik simak tidak berpartisipasi dan teknik catat. Instrumen penelitian yang digunakan berupa human instrumen. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan langkah transkrip data dan klasifikasi data. Keabsahan data diperoleh melalui trianggulasi teori dan teknik ketekunan pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan dua kesimpulan. Pertama, jenis pelanggaran prinsip kerja sama yang terjadi dalam tayangan Galau Nite di Metro TV yang terdiri atas empat maksim tunggal, yaitu (1) maksim kuantitas, (2) maksim kualitas, (3) maksim relevansi, dan (4) maksim cara/ pelaksanaan, dan lima maksim ganda, yaitu (1) maksim kuantitas dan maksim kualitas, (2) maksim kuantitas dan maksim relevansi, (3) maksim kuantitas dan maksim cara, (4) maksim kualitas dan maksim relevansi, dan (5) maksim relevansi dan maksim cara. Kedua, yaitu tiga tujuan dari pelanggaran prinsip kerja sama, yaitu (1) tujuan representatif (berupa: memberikan informasi/ memberi penjelasan, memastikan, menyatakan harapan, dan menegaskan); (2) tujuan direktif (berupa: menyindir, mengejek, memberikan saran, dan mengkritik/ protes); dan (3) tujuan ekspresif (berupa: berbohong, menyombongkan diri, menyatakan tidak suka, menyatakan prihatin, merayu/ menggoda, memuji, bingung, dan menciptakan humor).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: prinsip kerja sama, maksim, representatif, direktif, ekspresif.
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Indonesia
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Indonesia FBS
Date Deposited: 09 Oct 2015 03:48
Last Modified: 09 Oct 2015 03:48
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26770

Actions (login required)

View Item View Item