POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK BERPERILAKU MENYIMPANG (Studi Kasus pada perilaku Menyimpang di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan)

Anggis karawaci, Anggis (2015) POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK BERPERILAKU MENYIMPANG (Studi Kasus pada perilaku Menyimpang di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan). S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Skripsi_Anggis Karawaci_11102244001.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) bentuk-bentuk perilaku menyimpang; (2) pola asuh orang tua pada anak dan remaja sehingga menimbulkan perilaku-perilaku menyimpang; (3) hambatan yang dialami orang tua dalam mengatasi anak berperilaku menyimpang; (4) upaya yang dilakukan orang tua dalam mengatasi perilaku menyimpang pada anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian study kasus dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subyek penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive. Subjek penelitian ini adalah 5 orang anak dan 5 orang tua yang memiliki anak dan remaja yang berperilaku menyimpang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan: merokok, kebut-kebutan di jalan, mencuri, nakal, mabuk-mabukan, tawuran, nongkrong di jalan, menghisab lem aibon, bullying, hamil di luar nikah, dan merusak fasilitas sekolah. (2) pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh permisif dan pola asuh otoriter. Pola asuh permisif ditandai dengan sikap orang tua yang memberikan kebebasan penuh pada anak dan membiarkan segala sesuatu yang dilakukan sesuai dengan keinginan anak tanpa adanya larangan dan hukuman, sehingga menimbulkan perilaku menyimpang seperti pergaulan bebas, hamil di luar nikah, mabuk-mabukan, dan menghisab lem. Sedangkan pola asuh otoriter ditandai dengan adanya hubungan antara orang tua dangan anak yang kurang hangat, sering menggunakan kekerasan serta orang tua lebih banyak memberikan hukuman dibandingakan nasihat, sehingga akan berpengaruh terhadap pembentukan karakter atau kepribadian anak di masa yang akan datang. (3) hambatan dalam mengatasi perilaku menyimpang tersebut adalah pengaruh negatif peer group, perbedaan pendapat antar orang tua, kesibukan orang tua, dan keluarga yang kurang harmonis. (4) upaya untuk mengatasi hambatan tersebut ialah: mengontrol dan memotivasi, mengurangi kesibukan orang tua, membenahi kondisi keluarga yang kurang harmonis. Kata Kunci : pola asuh, perilaku menyimpang

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 18 Sep 2015 07:25
Last Modified: 30 Jan 2019 03:29
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26278

Actions (login required)

View Item View Item