PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERPERSPEKTIF GENDER DI DESA LUWENG LOR KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO

Dewi Arum Sriworo, Dewi (2015) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERPERSPEKTIF GENDER DI DESA LUWENG LOR KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img] Text
Dewi Arum Sriworo.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan P2MBG, (2) Mendeskripsikan P2MBG yang dilaksanakan di masyarakat Desa Luweng Lor, (3) Mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pelaksanaan kegiatan-kegiatan P2MBG. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengelola BAPERMADES, penyelenggara P2MBG, warga belajar P2MBG dan tokoh masyarakat Desa Luweng Lor. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Trianggulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui P2MBG ini meliputi proses perencanaan dan proses pelaksanaan. Dalam proses perencanaan terdapat beberapa tahapan yaitu pengadaan sosialisasi, penyusunan data dasar yang meliputi identifikasi masalah; identifikasi kebutuhan; dan identifikasi potensi, pengorganisasian masalah, penentuan kegiatan program, serta pembagian peran antara Stakeholder dan Warga Belajar. Sedangkan dalam proses pelaksanaannya berupa pemberian kesadaran dan membentuk sikap peduli kepada warga belajar, pemberian wawasan pengetahuan tentang segala aspek kehidupan, pemberian keterampilan- keterampilan bagi warga belajar dan peningkatan kemampuan intelektual. (2) P2MBG dilaksanakan di masyarakat Desa Luweng Lor dikarenakan Desa Luweng Lor merupakan Desa yang termasuk terpencil namun memiliki sumber daya yang dapat dikembangkan. (3) Faktor pendukung pelaksanaan P2MBG yaitu respon positif dan partisipasi dari warga belajar yang sangat antusias, adanya dukungan dari fasilitator Desa, adanya kerjasama berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kabupaten Purworejo, dan potensi alam yang memadai. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan P2MBG yaitu berkurangnya semangat, terganggunya konsentrasi saat mengikuti kegiatan, serta kurangnya ketersediaan perlengkapan. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat Desa, Gender di Masyarakat, Masyarakat Berperspektif Gender

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 30 Jul 2015 07:21
Last Modified: 30 Jan 2019 01:15
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/23699

Actions (login required)

View Item View Item