IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB PERILAKU MEMBOLOS DAN ALTERNATIF PEMECAHANNYA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 PURBALINGGA KIDUL

Aryati, Fathah Nur (2015) IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB PERILAKU MEMBOLOS DAN ALTERNATIF PEMECAHANNYA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 PURBALINGGA KIDUL. S1 thesis, PGSD.

[img]
Preview
Text
Skripsi_Fathah Nur Aryati_11108241123.pdf

Download (117MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab perilaku membolos dan alternatif pemecahannya pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Purbalingga Kidul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlangsung dari bulan Maret-Mei. Teknik penentuan subjek dilakukan dengan teknik purposive. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang siswa kelas IV di SD Negeri 1 Purbalingga Kidul yang melakukan perilaku membolos. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara dan observasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang mempengaruhi perilaku membolos yang dilakukan oleh DR adalah lambat dalam belajar (slow learner) yang menyebabkan kurang dorongan untuk berprestasi dan kurang kemampuan dalam penyesuaian diri. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu teman yang sering nakal, guru yang kurang mampu memahami perbedaan individu dan penyampaian materi pembelajaran yang kurang tepat sehingga mata pelajaran itu dianggap sulit. Alternatif pemecahan masalah yang dilakukan yaitu: 1) merekomendasikan kepada orang tua DR untuk memindahkannya ke sekolah inklusi. 2) metode dalam pelaksanaan pengajaran remedial yaitu metode pemberian tugas, metode diskusi, metode tanya jawab, metode kerja kelompok, metode tutor sebaya dan metode pengajaran individual. 3) guru memberikan dorongan dengan perlahan-lahan, karena kegagalan dalam usahanya dan sifat malu dapat mendorong dia lebih mundur. 4) guru mendalami perbedaan siswa secara individu, merencanakan pengajaran klasikal dan perencanaan individual. 5) guru dalam menuntut penguasaan materi harus sesuai dengan kemampuan siswa masing-masing, yang penting tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dapat tercapai. 6) memberikan tugas yang lebih sederhana atau lebih sedikit kepada DR dibanding teman-teman. Kata kunci : faktor penyebab, perilaku membolos, alternatif pemecahan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Psikologi Pendidikan dan Bimbingan
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > PGSD - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin PGSD FIP
Date Deposited: 22 Jul 2015 01:45
Last Modified: 30 Jan 2019 01:08
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/23468

Actions (login required)

View Item View Item