Manajemen Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Penjas Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Cirebon

Herdayanto, Obi Ichwan (2014) Manajemen Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Penjas Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Cirebon. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-obi-ichwan-hrdayanto-12703251001.swf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pengembangan kompetensi profesional guru penjas sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah koordinator dan ketua musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) penjas Kabupaten Cirebon, pengawas mata pelajaran penjas, dan dinas pendidikan Kabupaten Cirebon yang diwakili oleh kepala seksi kurikulum. Data dikumpulkan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) kondisi profesionalisme guru penjas tingkat SMPN di Kabupaten Cirebon masih menerapkan metode pembelajaran yang konvensional dan kesadaran untuk melakukan upaya pengembangan keprofesian secara mandiri masih kurang; 2) perencanaan program pengembangan profesionalisme guru penjas tingkat SMP Negeri di Kabupaten Cirebon yaitu meningkatkan kompetensi akademik, profesionalisme, kepribadian, kreatifitas, menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran penjas, dan mengimbaskan hasil diklat kepada rekan seprofesi; 3) pelaksanaan program pengembangan profesionalisme guru penjas tingkat SMPN di Kabupaten Cirebon difokuskan pada kegiatan MGMP yang meliputi pelatihan-pelatihan, workshop, seminar, studi kasus, peer teaching, dan studi banding; 4) penghambat pelaksanaan program pengembangan guru penjas di Kabupaten Cirebon adalah: belum adanya kesamaan persepsi, jumlah guru penjas yang masih kurang, kurangnya motivasi dan kesadaran terhadap TUPOKSI, kurangnya perhatian dari sekolah dan dinas pendidikan, dan penyelenggaraan MGMP yang belum mandiri. Untuk mengatasi hambatan tersebut maka langkah-langkah yang ditempuh adalah: menyamakan persepsi, memberi motivasi, reward, dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terkait upaya pengembangan profesionalisme guru penjas.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: manajemen, pengembangan, profesionalisme guru penjas,musyawarah guru mata pelajaran (MGMP
Subjects: Pendidikan > Manajemen Pendidikan
Olahraga > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Divisions: Program Pascasarjana > Manajemen Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 09 Mar 2015 02:47
Last Modified: 09 May 2019 01:11
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/12562

Actions (login required)

View Item View Item