<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Program SMK Pusat Keunggulan Program Keahlian &#13;
Perhotelan Menggunakan Model Context, Input, Process, Product (CIPP) di SMK &#13;
Negeri 1 Sijuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ratnasari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Edy</mods:namePart><mods:namePart type="family">Supriyadi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian konteks, kecukupan &#13;
input, mutu proses, capaian produk dan keberhasilan implementasi Program SMK &#13;
Pusat Keunggulan (SMK PK) Program Keahlian Perhotelan di SMK Negeri 1 Sijuk &#13;
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. &#13;
Penelitian menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, &#13;
Product) dengan pendekatan mixed methods. Subjek penelitian terdiri atas kepala &#13;
sekolah, guru produktif perhotelan, IDUKA, dan 130 peserta didik. Data &#13;
dikumpulkan melalui observasi, telaah dokumen, wawancara, dan angket, &#13;
kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan: (1) aspek context berada pada kategori &#13;
sangat baik karena program didukung landasan hukum yang kuat, relevan dengan &#13;
potensi daerah, dan mendapat dukungan kepemimpinan sekolah; (2) aspek input &#13;
kategori sangat baik (81,43%) dengan kekuatan pada sinkronisasi kurikulum &#13;
bersama IDUKA dan komitmen warga sekolah, meskipun sarana praktik masih &#13;
memerlukan penyesuaian dengan standar industri modern; (3) aspek process &#13;
kategori sangat baik (81,42%) melalui implementasi Kurikulum Merdeka berbasis &#13;
Project Based Learning, transformasi digital pembelajaran, dan peningkatan &#13;
kompetensi guru melalui magang; (4) aspek product kategori sangat baik (82,13%) &#13;
dengan tingkat keterserapan kerja lulusan mencapai 75% serta adanya lulusan yang &#13;
bekerja di industri internasional; dan (5) hasil analisis regresi menunjukkan aspek &#13;
input berpengaruh positif terhadap mutu process, mutu process berpengaruh positif &#13;
terhadap capaian product, sedangkan aspek input tidak berpengaruh signifikan &#13;
terhadap capaian product secara parsial. Secara simultan, aspek input dan mutu &#13;
process berpengaruh signifikan terhadap capaian product dengan mutu process &#13;
sebagai faktor dominan. Temuan penting penelitian ini menegaskan bahwa &#13;
intervensi pada mutu process pembelajaran jauh lebih menentukan keberhasilan &#13;
product lulusan, di samping perlunya pemutahiran sarana praktik yang belum &#13;
standar industri. Oleh karena itu, hasil evaluasi ini sangat strategis dijadikan sebagai &#13;
dasar pengambilan keputusan bagi manajemen sekolah dan pemangku kebijakan &#13;
dalam meningkatkan kualitas serta menentukan arah keberlanjutan Program SMK &#13;
Pusat Keunggulan secara adaptif dan berkelanjutan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen Pendidikan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Menengah</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Kejuruan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Kurikulum dan Teknologi Pendidikan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Evaluasi Pendidikan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekolah Pascasarjana;Penelitian dan Evaluasi Pendidikan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>