@phdthesis{UNY92319, note = {Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Suharjana, M.Kes.}, year = {2025}, month = {May}, title = {Pengaruh Latihan Passing Movement dan Passing Berpasangan Terhadap Keterampilan Shortpass dan Kelincahan Pada Siswa Usia 9-12 Tahun Sekolah Sepakbola 89 Selindung Kota Pangkalpinang}, author = {Candra Gunawan}, school = {Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan}, url = {http://eprints.uny.ac.id/92319/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) Pengaruh latihan passing movement terhadap ketetampilan shortpass dan kelincahan (2) Pengaruh latihan passing berpasangan terhadap ketetampilan shortpass dan kelincahan (3) Perbedaan pengaruh latihan passing movement terhadap ketetampilan shortpass dan kelincahan dan latihan passing berpasangan terhadap ketetampilan shortpass dan kelincahan pada atlet 9-12 tahun sekolah sepakbola 89 selindung kota Pangkalpinang. Masih banyak siswa/atlet masih kurang melakukan keterampilan shortpass, dan melakukan passing secara tepat dan masih lambat dalam pergerakan untuk kelincahan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yaitu Kuasi Eksperimen (Quasi Eksperimental Design). terdapat dua macam desain kuasi eksperimen yaitu Time-series Design dan nonequevalent Control Group Design. Subjek penelitian ini dilakukan di Lapangan bola Selindung yang beralamat di Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberi latihan passing movement dan kelompok kontrol yang diberi latihan passing berpasangan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes shortpass dan kelincahan sebelum dan sesudah perlakuan (pretest dan posttest), dengan jumlah total pertemuan sebanyak 16 kali, yang terdiri dari 14 kali sesi latihan, 1 kali pretest, dan 1 kali posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa baik latihan passing movement maupun passing berpasangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan shortpass dan kelincahan siswa. Uji hipotesis membuktikan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari hasil pretest ke posttest pada masing-masing kelompok, baik pada keterampilan shortpass (thitung = 6,185 untuk passing movement dan 6,658 untuk passing berpasangan) maupun kelincahan (thitung = 9,797 untuk passing movement dan 8,469 untuk passing berpasangan), dengan nilai ttabel = 2,024. Dan hasil uji perbedaan antara kelompok menunjukkan bahwa tidak dapat perbedaan yang signifikan antara latihan passing movement dan passing berpasangan dalam meningkatkan keterampilan shortpass (thitung = 0,265 {\ensuremath{<}} ttabel =2,024) dan kelincahan (thitung = 0,809 {\ensuremath{<}} ttabel = 2,024). Artinya, meskipun kedua metode Latihan sama-sama efektif, keduanya memiliki dampak yang relatif setara. Karena keduanya terbukti dapat meningkatkan keterampilan dan meningkatkan aspek teknik dan fisik dasar bermain sepakbola secara signifikan di usia dini.}, keywords = {passing movement, passing berpasangan, shortpass, kelincahan} }