%L UNY91838 %I Fakultas Psikologi %X USWATUN KHASANAH: Hubungan Kanonik antara Employee Well-Being dan Flow at Work pada Karyawan Perusahaan di Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Yogyakarta, 2025. Riset riset menunjukkan bahwa dimensi dimensi kesejahteraan karyawan (employee well- being) diyakini berkaitan erat dengan dimensi dimensi pengalaman kerja optimal (flow at work). Sayangnya riset riset yang menghubungkan kedua variabel belum menggali peran dan sumbangan dimensi dimensi kedua variabel tersebut secara berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kanonik antara employee well-being (yang terdiri atas life well-being, workplace well-being, dan psychological well-being) dengan flow at work (yang terdiri atas absorption, work enjoyment, dan intrinsic motivation) pada karyawan perusahaan di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei dan desain korelasional. Data dikumpulkan secara daring melalui penyebaran kuesioner online di media sosial, dengan melibatkan 336 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan dua skala psikologis, yaitu Skala Employee Well-Being Scale (EWBS) berdasarkan teori Zheng et al. (2015) yang diadaptasi oleh Rahmi et al. (2021) dan Skala WorkRelated Flow Inventory (WOLF) dari Bakker (2008) yang telah diadaptasi dan divalidasi. Validitas instrumen diperoleh melalui expert judgment dua dosen ahli serta uji coba skala. Reliabilitas skala EWBS menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,964, sedangkan skala WOLF sebesar 0,882. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi kanonik dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan kanonik yang signifikan antara dimensi employee well-being dan flow at work, dengan seluruh statistik multivariat (Pillai's Trace, Hotelling's Trace, dan Wilks' Lambda) signifikan pada p < 0,001. Hubungan ini bersifat positif, artinya terdapat keterkaitan timbal balik antara kesejahteraan yang dirasakan karyawan dengan pengalaman flow dalam bekerja. Berdasarkan canonical loadings, dimensi life well-being memiliki keterkaitan tertinggi dengan set employee well-being (−0,98569), sedangkan work enjoyment paling kuat merepresentasikan set flow at work (−0,98326). Temuan ini menegaskan bahwa kesejahteraan kehidupan pribadi serta kenikmatan dalam bekerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan pengalaman kerja optimal. Organisasi disarankan untuk merancang kebijakan yang memberikan perhatian pada keseimbangan kehidupan kerja-pribadi, lingkungan kerja yang kondusif, serta desain pekerjaan yang bermakna dan menyenangkan guna mendorong flow at work yang optimal. Kata kunci: employee well-being, flow at work, karyawan perusahaan, korelasi kanonik. %T HUBUNGAN KANONIK ANTARA EMPLOYEE WELL-BEING DAN FLOW AT WORK PADA KARYAWAN PERUSAHAAN DI YOGYAKARTA %D 2026 %A USWATUN KHASANAH %K employee well-being, flow at work, karyawan perusahaan, korelasi kanonik