<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>HUBUNGAN KANONIK ANTARA EMPLOYEE WELL-BEING DAN FLOW&#13;
AT WORK PADA KARYAWAN PERUSAHAAN DI YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">USWATUN</mods:namePart><mods:namePart type="family">KHASANAH</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>USWATUN KHASANAH: Hubungan Kanonik antara Employee Well-Being dan&#13;
Flow at Work pada Karyawan Perusahaan di Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta:&#13;
Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Yogyakarta, 2025.&#13;
Riset riset menunjukkan bahwa dimensi dimensi kesejahteraan karyawan&#13;
(employee well- being) diyakini berkaitan erat dengan dimensi dimensi pengalaman&#13;
kerja optimal (flow at work). Sayangnya riset riset yang menghubungkan kedua&#13;
variabel belum menggali peran dan sumbangan dimensi dimensi kedua variabel&#13;
tersebut secara berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan&#13;
kanonik antara employee well-being (yang terdiri atas life well-being, workplace&#13;
well-being, dan psychological well-being) dengan flow at work (yang terdiri atas&#13;
absorption, work enjoyment, dan intrinsic motivation) pada karyawan perusahaan&#13;
di Yogyakarta.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei dan&#13;
desain korelasional. Data dikumpulkan secara daring melalui penyebaran kuesioner&#13;
online di media sosial, dengan melibatkan 336 responden yang dipilih&#13;
menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan dua&#13;
skala psikologis, yaitu Skala Employee Well-Being Scale (EWBS) berdasarkan teori&#13;
Zheng et al. (2015) yang diadaptasi oleh Rahmi et al. (2021) dan Skala WorkRelated Flow Inventory (WOLF) dari Bakker (2008) yang telah diadaptasi dan&#13;
divalidasi. Validitas instrumen diperoleh melalui expert judgment dua dosen ahli&#13;
serta uji coba skala. Reliabilitas skala EWBS menunjukkan nilai Cronbach's Alpha&#13;
sebesar 0,964, sedangkan skala WOLF sebesar 0,882. Teknik analisis data&#13;
menggunakan analisis korelasi kanonik dengan bantuan program SPSS.&#13;
Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan kanonik yang signifikan antara&#13;
dimensi employee well-being dan flow at work, dengan seluruh statistik multivariat&#13;
(Pillai's Trace, Hotelling's Trace, dan Wilks' Lambda) signifikan pada p &lt; 0,001.&#13;
Hubungan ini bersifat positif, artinya terdapat keterkaitan timbal balik antara&#13;
kesejahteraan yang dirasakan karyawan dengan pengalaman flow dalam bekerja.&#13;
Berdasarkan canonical loadings, dimensi life well-being memiliki keterkaitan&#13;
tertinggi dengan set employee well-being (−0,98569), sedangkan work enjoyment&#13;
paling kuat merepresentasikan set flow at work (−0,98326). Temuan ini&#13;
menegaskan bahwa kesejahteraan kehidupan pribadi serta kenikmatan dalam&#13;
bekerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan pengalaman kerja optimal.&#13;
Organisasi disarankan untuk merancang kebijakan yang memberikan perhatian&#13;
pada keseimbangan kehidupan kerja-pribadi, lingkungan kerja yang kondusif, serta&#13;
desain pekerjaan yang bermakna dan menyenangkan guna mendorong flow at work&#13;
yang optimal.&#13;
Kata kunci: employee well-being, flow at work, karyawan perusahaan, korelasi&#13;
kanonik.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>