@phdthesis{UNY91789, title = {PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI CIPP-AI PADA PROGRAM GLS-NUMERASI SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BIMA.}, author = {Arif Hidayad and Anik Ghufron}, school = {Sekolah Pascasarjana}, year = {2026}, month = {April}, keywords = {AI, CIPP, Evaluasi, Numerasi, Sekolah Dasar}, url = {http://eprints.uny.ac.id/91789/}, abstract = {Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan model evaluasi CIPP-AI (context, input, process, product ? appreciative inquiry) pada program GLS?Numerasi (Gerakan Literasi Sekolah-Numerasi) Sekolah Dasar di Kabupaten Bima, sekaligus mendeskripsikan: (1) aspek-aspek penting yang dievaluasi, (2) bentuk desain model evaluasi, (3) bentuk-bentuk instrumen evaluasi, (4) kelayakan model dan instrumen, (5) kepraktisan model dan instrumen, serta (6) hasil evaluasi program GLS?numerasi Sekolah Dasar Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode R\&D Borg \& Gall melalui sembilan tahap: analisis kebutuhan (studi literatur dan FGD), perancangan draf model berbasis CIPP yang dipadukan dengan siklus 4D dalam pendekatan Appreciative Inquiry, pengembangan produk awal melalui validasi pakar, uji coba terbatas, revisi, uji coba utama, revisi operasional, uji coba lapangan, dan revisi akhir. Subjek penelitian berjumlah 441 orang, terdiri atas pakar, pengawas, kepala sekolah, dan guru. Uji coba dilakukan bertahap (terbatas, utama, dan lapangan) dengan jumlah responden berbeda pada tiap tahap. Data dikumpulkan melalui notula FGD, angket validasi ahli, angket instrumen, dan lembar kepraktisan. Analisis data kualitatif menggunakan model Miles \& Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan Aiken, CVI, CVR, EFA, CFA, serta IRT model GRM menggunakan bantuan program R dan Microsoft Excel. Hasil penelitian: (1) aspek-aspek penting yang dievaluasi pada model evaluasi CIPP-AI yakni aspek Context (Context-Discovery, Context-Dream, Context-Design, Context-Destiny), aspek Input (Input-Dream, Input-Design, Input-Destiny), aspek Process (Process-Design, Process-Destiny), dan aspek product (Product-Destiny), (2) model evaluasi CIPP-AI berbentuk buku panduan yang terdiri dari 5 bab, (3) instrumen evaluasi berbentuk lembar wawancara, lembar observasi, dan angket, (4) model CIPP-AI telah layak (valid) secara isi pada seluruh aspek, dan valid secara konstruk dengan kategori good fit dan fit pada aspek input dan process dengan nilai CFI dan TLI {\ensuremath{>}} 0,90, loading factor {\ensuremath{>}}0,30, sedangkan pada aspek context diperoleh CFI 0,86 (cukup) dan RSMR {\ensuremath{<}}0,05. Pada aspek product, instrumen lembar observasi dan lembar studi dokumen setiap butir memperoleh CVI {\ensuremath{>}} 0,80 dan CVR {\ensuremath{>}} 0,37 yang berarti butir-butir cukup esensial menurut para penilai. Reliabilitas instrumen ketiga aspek (Context, Input, Process) {\ensuremath{>}} 0,90 berkategori ?sangat tinggi?, sedangkan pada instrumen aspek product diperoleh reliabilitas konsistensi internal 0,68 atau berkategori (cukup), (5) rata-rata lebih dari 85\% calon pengguna (pengawas) ?Sangat Setuju? bahwa model dan instrumen ?Sangat Praktis? dalam hal pengadministrasian, efisiensi waktu, efisiensi Sumber Daya dan partisipasi, serta efektif dalam meningkatkan kesadaran akan peran dan kekuatan dalam hal pengembangan profesi, dan (6) program GLS-Numerasi Sekolah Dasar di Kabupaten Bima berada pada kategori ?Baik? atau berwarna ?Hijau? dengan aspek context memiliki porsentase paling tinggi.} }