<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Virtual Reality Maintenance Small Excavator Terhadap Kompetensi dan Aspek Keselamatan Kerja Calon Mekanik Alat Berat.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Arga Kuncoro</mods:namePart><mods:namePart type="family">Jati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Galeh Nur Indriatno Putra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pratama</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh virtual&#13;
reality maintenance small excavator terhadap kompetensi dan aspek keselamatan&#13;
kerja (safety awareness) calon mekanik alat berat.&#13;
Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan model pretest-&#13;
posttest control group di UT School Jakarta untuk menguji pengaruh pelatihan&#13;
virtual reality terhadap kompetensi dan aspek keselamatan kerja (safety awareness)&#13;
calon mekanik alat berat. Sebanyak 60 siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen&#13;
(VR) dan kontrol (konvensional). Data dikumpulkan melalui pretest-posttest,&#13;
observasi praktik, dan kuesioner. Instrumen disusun berdasarkan OMM Komatsu&#13;
PC210-10, checksheet QA10 PT United Tractors, serta teori HBM dan TPB.&#13;
Validitas diuji melalui uji ahli dan analisis butir, sedangkan reliabilitas&#13;
menghasilkan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,988. Analisis data dilakukan secara&#13;
kuantitatif menggunakan uji normalitas, homogenitas, independent t-test, dan N-&#13;
Gain.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami&#13;
peningkatan kompetensi yang signifikan dengan rata-rata posttest 86,40, lebih&#13;
tinggi dibanding kelompok kontrol 79,47, dan uji-t menunjukkan t hitung = -6,116&#13;
&gt; t tabel ±2,000 (p &lt; 0,05). Pada aspek keselamatan kerja, peningkatan juga&#13;
signifikan dengan selisih rata-rata -24,700 dan t hitung = -24,417 &gt; t tabel ±2,000&#13;
(p &lt; 0,05). N-Gain kelompok eksperimen mencapai 0,73 (kategori tinggi),&#13;
sedangkan kelompok kontrol 0,58 (kategori sedang). Temuan ini membuktikan&#13;
bahwa pelatihan virtual reality maintenance small excavator efektif meningkatkan&#13;
kompetensi dan aspek keselamatan kerja (safety awareness), serta relevan dengan&#13;
kebutuhan industri 4.0 sebagai strategi pelatihan vokasi yang holistik dan inovatif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Kejuruan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Teknologi Pendidikan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Teknik Mesin</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-01-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekolah Pascasarjana;Pendidikan Teknologi dan Kejuruan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>