%0 Thesis %9 S1 %A Sari, Bunga Mayang %A Dr. Sigit Dwi Andrianto, M.Or, %B Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi %D 2025 %F UNY:91702 %I Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan %K ndeks massa tubuh, kebugaran jasmani, sedentary lifestyle %T Hubungan Antara Sedentary Lifestyle dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kebugaran Jasmani Pada Peserta Didik Kelas X di SMA Negeri 2 Yogyakarta %U http://eprints.uny.ac.id/91702/ %X Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui hubungan antara sedentary lifestyle terhadap kebugaran jasmani; 2) Mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh terhadap kebugaran jasmani; 3) Mengetahui hubungan antara sedentary lifestyle dan indeks massa tubuh terhadap kebugaran jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi yang digunakan adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Yogyakarta yang berjumlah 324 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling karena adanya keterbatasan dari peneliti. Sampel diambil melalui undian sebanyak 72 peserta didik. Instrumen untuk mengukur sedentary lifestyle adalah ASAQ dengan validitas 0,53 dan reliabilitas 0,71. Kondisi tubuh diukur menggunakan Instrumen IMT dengan validitas 0,428 dan reliabilitas 0,988. Kebugaran jasmani diukur menggunakan tes kebugaran jasmani diantaranya: 1) lari 60 meter dengan validitas 0,917 dan reliabilitas 0,852; 2) Pull up/gantung siku tekuk dengan validitas 0,623 dan reliabilitas 0,87; 3) Sit up dengan validitas 0,866 dan reliablitas 0,557; 4) Vertical jump dengan validitas 0,713 dan reliabilitas 0,73; 5) MFT dengan validitas 0,77 dan reliabilitas 0,98. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji korelasi spearman rank dan regresi berganda. Hasil penelitian: 1) Ada hubungan yang signifikan antara variabel sedentary lifestyle terhadap kebugaran jasmani, nilai signifikansi 0,000<0,05; 2) Ada hubungan yang signifikan antara variabel indeks massa tubuh terhadap kebugaran jasmani, nilai signifikansi sebesar 0,014<0,05; 3) Ada hubungan yang signifikan antara sedentary lifestyle dan indeks massa tubuh terhadap kebugaran jasmani, Fhitung 5,092>3,130 Ftabel (2:69) dan signifikansi p 0,009<0,05. Disimpulkan sedentary lifestyle dan IMT dapat dianggap sebagai faktor yang penting sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga gaya hidup aktif dan berat badan yang sehat sangat perlu dilakukan. %Z Dosen Pembimbing: Dr. Sigit Dwi Andrianto, M.Or