%T Konstruk Kompetensi Kerja Sarjana Terapan Otomotif Berbasis Transportasi Hijau untuk Menuju Indonesia Emas Tahun 2045. %A Nurcholish Arifin Handoyono %A Mochamad Bruri Triyono %K Indonesia Emas, kompetensi kerja, sarjana terapan otomotif, transportasi hijau %I Sekolah Pascasarjana %D 2025 %L UNY91682 %X Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan indikator yang menggambarkan kompetensi kerja yang diperlukan saat ini bagi calon tenaga kerja di bidang teknologi otomotif lulusan sarjana terapan otomotif; (2) Menganalisis kompetensi kerja yang paling dominan bagi sarjana terapan otomotif berbasis transportasi hijau untuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045; (3) Menganalisis kompetensi kerja sarjana terapan otomotif berbasis transportasi hijau yang diperlukan di masa depan untuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045; dan (4) Menghasilkan model struktural yang dapat menggambarkan kompetensi kerja sarjana terapan otomotif berbasis transportasi hijau untuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran (mixed method) dengan desain eksplanatori sekuensial (explanatorysequential). Sumber data kuantitatif diperoleh dari 142 dosen ber-homebase di Program Studi Sarjana Terapan Otomotif, sedangkan narasumber kualitatif diperoleh dari 11 orang yang berasal dari instansi pemerintah, industri otomotif, dan perguruan tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan survei dan wawancara. Instrumen survei menggunakan kuesioner yang dikonsultasikan oleh expert judgement dan FGD dengan para pakar akademisi PTK dan industri otomotif. Hasil validitas isi diukur menggunakan analisis Aiken’s V, sedangkan validitas konstruk menggunakan Pearson Product Moment. Hasil reliabilitas diukur menggunakan alpha cronbach. Keabsahan data wawancara diuji melalui triagulasi sumber dan member checking. Analisis model konstruk menggunakan PLS-SEM dengan bantuan software SMartPLS4. Data kualitatif dianalisis menggunakan bantuan software Nvivo 14. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Kompetensi kerja sarjana terapan otomotif yang diperlukan saat ini terdiri dari variabel kompetensi individu, profesional, metodologis, dan sosial; (2) Kompetensi kerja masa depan yang paling dominan bagi sarjana terapan otomotif adalah kompetensi profesional, diikuti kompetensi metodologis, kompetensi sosial, dan yang terakhir kompetensi individu; (3) Kompetensi kerja masa depan yang diperlukan bagi sarjana terapan otomotif berbasis transportasi hijau untuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045 yaitu terintegrasinya kompetensi individu dan sosial dalam keterampilan non- teknis/softskills, keterampilan digital menjadi bagian integral dari kompetensi profesional, dan kompetensi metodologis memiliki porsinya tersendiri; dan (4) Model struktural yang dapat menggambarkan kompetensi kerja sarjana terapan otomotif berbasis transportasi hijau untuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045 disebut dengan Competency Triangle.