%0 Thesis %9 S2 %A KASYFILLAH, MUHAMMAD HAIDARSYAH %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Psikologi %D 2025 %F UNY:91335 %I Fakultas Psikologi %K dukungan sosial, optimisme, kesejahteraan sekolah, siswa %T PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP SCHOOL WELL-BEING DENGAN OPTIMISME SEBAGAI MEDIATOR %U http://eprints.uny.ac.id/91335/ %X Kesejahteraan sekolah telah menjadi isu penting dalam ranah kesehatan mental di lingkungan sekolah, khususnya pada siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), mengingat banyaknya indikasi penurunan tingkat kebahagiaan di kalangan mereka. Kondisi ini mencerminkan adanya tantangan psikologis yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam ranah pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji peran optimis sebagai variabel mediator antara variabel dukungan sosial dan kesejahteraan sekolah pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis survei. Penelitian ini dilakukan di sekolah SMA Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur dengan ukuran sampel sebanyak 368 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling, sedangkan pengumpulan data penelitian ini menggunakan tiga skala yang telah diuji reliabilitasnya dengan menggunakan skala Brief Adolescent Subjective Well-Being In School Scale (BASWBSS) untuk mengukur school well-being dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.752, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.892, dan Life Orientation Test-Revised (LOT-R) untuk mengukur optimisme dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.632. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan mediasi (Mediation and Moderation) menggunakan bantuan aplikasi JAMOVI versi 2.6.26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat efek mediasi antara pengaruh dukungan sosial school well-being. Penelitian ini menemukan adanya model mediasi parsial. Hal ini terjadi karena nilai pada jalur c yaitu variabel dukungan sosial terhadap school well-being yang dimediasi variabel optimisme menunjukkan hasil yang signifikan. Pengaruh variabel dukungan sosial terhadap school well-being yang awalnya R Square sebesar 15.4% menjadi 35.2% setelah dimasukkan variabel optimisme. Temuan ini menegaskan bahwa pentingnya peran mediasi optimisme terhadap dukungan sosial dan school well-being siswa.