<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>KONTROL DIRI RENDAH SEBAGAI MEDIATOR ANTARA STRESS&#13;
AKADEMIK DENGAN KECENDERUNGAN KECANDUAN&#13;
SMARTPHONE PADA REMAJA DI KABUPATEN&#13;
BANTUL YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">ARINA DEWI</mods:namePart><mods:namePart type="family">CAHYANI</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini berasal dari prevalensi kecanduan smartphone pada&#13;
remaja yang semakin mengkhawatirkan dengan implikasi signifikan terhadap&#13;
berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan kajian literatur stres akademik&#13;
dipandang sebagai permasalahan umum pada remaja yang berpengaruh&#13;
terhadap kecenderungan kecanduan smartphone. Namun, terdapat penelitian&#13;
sebelumnya menunjukkan hasil yang tidak konsisten, sehingga diperlukan&#13;
kajian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor lain yang dapat&#13;
mempengaruhihubungan tersebut. Peneliti mengkaji kontrol diri sebagai faktor&#13;
internal yang menjembatani permasalahan tersebut. Berdasarkan hal tersebut&#13;
penelitian bertujuan mengkaji kontrol diri sebagai mediator antara stres&#13;
akademik terhadap kecenderungan kecanduan smartphone pada remaja.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode&#13;
survey. Sampel penelitian yaitu remaja SMA berusia 16-18 tahun sejumlah 375&#13;
subjek di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan&#13;
skala Smartphone Addiction Scale - Short Version (SAS-SV), Lakaev Academic&#13;
Stress Response Scale (LASRS), dan Brief Self Control Scale (BSCS). Validitas&#13;
menggunakan uji expert judgment yang dihitung menggunakan rumus Gregory&#13;
dengan hasil sangat baik pada skala kecanduan smartphone, stres akademik, dan&#13;
kontrol diri. Uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha menghasilkan&#13;
koefisien reliabilitas skala kecenderungan kecanduan smartphone=0,856, stres&#13;
akademik=0,935 dan kontrol diri=0,776. Analisis data menggunakan teknik&#13;
analisis regresi berganda dengan acuan analisis Baron dan Kenny (1986)&#13;
menggunakan software SPSS versi 26.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan peran mediasi variabel kontrol diri dalam&#13;
pengaruh stres akademik terhadap kecenderungan kecanduan smartphone.&#13;
Semakin tinggi stres akademik disertai dengan kontrol diri yang rendah maka&#13;
kecenderungan kecanduan smartphone semakin tinggi. Model mediasi&#13;
penelitian sebagai mediasi sempurna, ditandai dengan tidak signifikannya&#13;
pengaruh stres akademik terhadap kecanduan smartphone setelah kontrol diri&#13;
dimasukkan ke dalam model (p = 0.076). Sumbangan pengaruh yang semula&#13;
sebesar 22,4% meningkat menjadi 69% setelah dimediasi oleh kontrol diri.&#13;
Temuan ini menegaskan pentingnya peran kontrol diri dalam perilaku&#13;
kecenderungan kecanduan smartphone akibat stres akademik pada remaja.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>