%0 Thesis %9 S2 %A Aulia, Nida Rivdah %A Universitas Negeri Yogyakarta, %B Psikologi %D 2025 %F UNY:91333 %I Fakultas Psikologi %K religiusitas, dukungan sosial, ketahanan keluarga, keluarga %T PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KETAHANAN KELUARGA DENGAN DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI MEDIATOR %U http://eprints.uny.ac.id/91333/ %X Ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam suatu keluarga. Namun, berbagai tantangan seperti perceraian, kurangnya komunikasi, perbedaan pengasuhan anak sering kali mengancam stabilitas keluarga. Oleh karena itu, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan keluarga khususnya khususnya religiusitas dan dukungan sosial, menjadi sangat penting dalam upaya membangun keluarga yang tangguh dan harmonis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh religiusitas terhadap ketahanan keluarga dengan dukungan sosial sebagai variabel mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel berjumlah 355 responden ditentukan melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan meliputi The Four Basic Dimensions of Religiousness Scale (4BDRS) dengan nilai Cronbach’s Alpha 0.904 untuk mengukur religiusitas, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dengan nilai Cronbach’s Alpha 0.906 untuk dukungan sosial, dan Walsh Family Resilience Questionnaire Short Version (WFRQ-9) dengan nilai Cronbach’s Alpha 0.727 untuk ketahanan keluarga. Analisis data dilakukan melalui uji validitas isi, reliabilitas, uji asumsi serta uji hipotesis menggunakan regresi berganda dan Medmod Macro melalui aplikasi JAMOVI v. 2.6.26. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efek mediasi antara pengaruh religiusitas terhadap ketahanan keluarga. Penelitian ini menemukan adanya model mediasi parsial. Hal ini terjadi karena nilai pada jalur c yaitu variabel religiusitas dengan ketahanan keluarga yang dimediasi variabel dukungan sosial menunjukkan hasil yang signifikan. Pengaruh variabel religiusitas terhadap ketahanan keluarga yang awalnya R Square sebesar 20.6% menjadi 32.7% setelah dimasukkan variabel dukungan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pentingnya peran mediasi dukungan sosial terhadap religiusitas dan ketahanan keluarga dalam konteks usia pernikahan 5-10 tahun.