<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN KONTROL DIRI SEBAGAI MODERATOR TERHADAP ADIKSI&#13;
MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN PERILAKU SOPAN SANTUN&#13;
PADA REMAJA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">FETI</mods:namePart><mods:namePart type="family">ASTUTI</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Remaja merupakan kelompok usia yang paling rentan terpapar penggunaan&#13;
media sosial yang kompulsif. Di tengah arus digital yang semakin kuat, tiktok&#13;
menjadi salah satu platform paling populer di kalangan remaja. Namun dewasa ini,&#13;
penggunaannya semakin tidak terkontrol sehingga menyebabkan adiksi media&#13;
sosial dan penurunan perilaku sopan santun. Salah satu faktor internal yang diduga&#13;
mampu memperlemah dampak negatif adiksi media sosial tiktok tersebut ialah&#13;
kontrol diri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji peran moderasi&#13;
kontrol diri terhadap pengaruh adiksi media sosial tiktok dengan perilaku sopan&#13;
santun pada remaja.&#13;
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain&#13;
survei. Populasi penelitian mencakup remaja berusia 10–18 tahun yang aktif&#13;
menggunakan tiktok minimal 12 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan&#13;
accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 464 remaja. Instrumen&#13;
yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Politeness Assessment Instrument,&#13;
The TikTok Addiction Scale (TTAS), dan Skala Kontrol Diri. Seluruh instrumen&#13;
telah diuji validitas isinya oleh dua ahli psikologi dengan hasil Vi = 1, yang&#13;
menunjukkan tingkat kesesuaian isi sangat tinggi. Hasil uji reliabilitas juga&#13;
menunjukkan konsistensi internal yang kuat, masing-masing dengan nilai α = 0,94&#13;
untuk Politeness Assessment Instrument, α = 0,945 untuk The TikTok Addiction&#13;
Scale (TTAS), dan α = 0,732 untuk Skala Kontrol Diri. Data penelitian dianalisis&#13;
menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi&#13;
Jamovi 2.6.13.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Kontrol&#13;
diri terbukti memoderasi pengaruh adiksi media sosial tiktok terhadap perilaku&#13;
sopan santun (β = 0,238; p &lt; 0,001), dengan arah moderasi positif. Artinya, remaja&#13;
dengan kontrol diri tinggi akan mampu melemahkan efek negatif adiksi media&#13;
sosial tiktok terhadap perilaku sopan santun. Sebaliknya, kontrol diri rendah&#13;
cenderung memperkuat efek negatif tersebut.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Psikologi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Fakultas Psikologi;Psikologi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>