eprintid: 91287 rev_number: 7 eprint_status: archive userid: 71521 dir: disk0/00/09/12/87 datestamp: 2026-06-05 01:55:25 lastmod: 2026-06-05 01:55:25 status_changed: 2026-06-05 01:55:25 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: DESTIANI, DEASSY MARLIA corp_creators: Universitas Negeri Yogyakarta title: KEPUASAN PERNIKAHAN DITINJAU DARI PERSEPSI KEADILAN PEMBAGIAN BEBAN KERJA RUMAH TANGGA DENGAN PERCEIVED MATTERING SEBAGAI MEDIATOR ispublished: pub subjects: B2 divisions: fip_psi full_text_status: restricted keywords: Beban kerja rumah tangga, Kepuasan pernikahan, Perceived mattering, Persepsi keadilan. abstract: Fenomena yang ditemukan dalam konteks rumah tangga menunjukkan bahwa sebagian istri mengalami kelelahan emosional karena beban kerja rumah tangga yang tidak seimbang. Hal ini memengaruhi penilaian terhadap kualitas hubungan pernikahan. Ketidakadilan dalam pembagian beban kerja rumah tangga tidak hanya menjadi isu perilaku, tetapi juga menyentuh aspek psikologis terkait rasa dihargai, diperhatikan, dan dianggap penting dalam relasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji pengaruh persepsi keadilan pembagian beban kerja rumah tangga terhadap kepuasan pernikahan; (2) menguji pengaruh persepsi keadilan terhadap perceived mattering; (3) menguji pengaruh perceived mattering terhadap kepuasan pernikahan; dan (4) membuktikan peran perceived mattering sebagai mediator dalam hubungan antara persepsi keadilan dan kepuasan pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan Simple Mediation Model. Subjek penelitian berjumlah 208 istri dengan usia pernikahan 5 hingga 30 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan tiga skala yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dan teruji validitas serta reliabilitasnya, yaitu ENRICH Marital Satisfaction Scale, Perceived Fairness of Division of Household Chores Scale, dan Mattering to Romantic Others Questionnaire. Hasil uji validitas isi menunjukkan kriteria sangat tinggi (Vi = 0.88–1.00) dan reliabilitas skala berada pada kategori sangat memuaskan (α = 0.870–0.957). Analisis data dilakukan menggunakan Jamovi versi 2.6 dengan Modul Mediation Analysis melalui prosedur bootstrapping 5000 resampling. Hasil analisis membuktikan: (1) Persepsi keadilan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pernikahan (B=0.612; p=0.001); (2) Persepsi keadilan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap perceived mattering (B=2.615; p<0.001); (3) Perceived mattering berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pernikahan (B=0.661); dan (4) Perceived mattering terbukti berperan sebagai mediator parsial yang dominan. Artinya mediator tidak sepenuhnya menghilangkan pengaruh langsung antara persepsi keadilan dan kepuasan pernikahan, namun memperkuat hubungan tersebut secara substansial. Analisis efek mediasi menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung (indirect effect) memberikan kontribusi sebesar 73,8% terhadap total pengaruh, jauh melampaui pengaruh langsung (direct effect) yang hanya sebesar 26,2%. Secara simultan, model ini memiliki kekuatan prediksi yang tinggi (R² = 0.703). Hal ini membuktikan bahwa 70,3% variasi kepuasan pernikahan istri ditentukan oleh sinergi antara persepsi keadilan dan perceived mattering. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar intervensi pernikahan difokuskan pada penguatan rasa kebermaknaan (mattering) antar pasangan serta rutin memberikan apresiasi guna memupuk kepuasan jangka panjang dalam pernikahan. date: 2025 date_type: published institution: Fakultas Psikologi department: Psikologi thesis_type: tesis citation: DESTIANI, DEASSY MARLIA (2025) KEPUASAN PERNIKAHAN DITINJAU DARI PERSEPSI KEADILAN PEMBAGIAN BEBAN KERJA RUMAH TANGGA DENGAN PERCEIVED MATTERING SEBAGAI MEDIATOR. S2 thesis, Fakultas Psikologi. document_url: http://eprints.uny.ac.id/91287/1/fulltext_deassy%20marlia%20destiani_23011340055.pdf